Tangkapan layar-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat menghadiri Sidang Tahunan MPR-DPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks MPR RI, DPR RI, DPD RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).(Tangkapan layar Youtube TVParlemen)
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka mencuri perhatian publik saat menghadiri Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI tahun 2026. Tampil dengan kesan elegan dan berwibawa, Gibran memilih mengenakan setelan jas model tree hole bottom berwarna biru tua nan dipadukan dengan kopiah hitam tradisional.
Penampilan ini bukan sekadar pilihan busana umum biasa, melainkan membawa pesan mendalam mengenai style kepemimpinan baru nan modern namun tetap berpijak pada identitas bangsa. Sidang nan digelar pada Jumat (14/8/2026) ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".
Pengamat mode Lisa Fitria menilai pilihan busana Gibran sangat tepat untuk konteks kenegaraan. Menurutnya, model jas tree hole bottom nan dikenakan Wapres memberikan kesan umum nan sederhana namun konvensional.
"Pemilihan style jas nan berwarna biru tua itu memberikan kesan tenang, profesional, stabil, dan juga percaya diri," ujar Lisa dalam keterangannya di Jakarta. Ia menambahkan bahwa warna biru tua mempunyai kelebihan psikologis dibandingkan warna hitam pekat.
Menurut Lisa, warna biru tua jauh lebih approachable alias mudah didekati bagi masyarakat umum, namun tetap mempunyai kekuatan umum nan sangat kuat dan sesuai dengan posisi tinggi kenegaraan nan diemban Gibran.
Detail Busana: Uniform of Leadership
Dalam sidang tersebut, Gibran memadukan jas biru tuanya dengan kemeja putih bersih dan dasi berwarna biru muda. Kombinasi ini menciptakan visual nan rapi, bersih, dan tidak berlebihan. Fokus utama dari penampilan ini adalah menciptakan gambaran figur pemimpin nan siap bekerja.
Lisa Fitria menyebut style ini sebagai uniform of leadership alias seragam kepemimpinan. "Busana ini menunjukkan keseriusan, ketegasan, dan kesiapan menjalankan tugas. Dalam konteks fesyen politik, penampilan ini membuktikan bahwa pejabat negara tidak selalu kudu membikin pernyataan definitif melalui motif tradisional nan dominan untuk menunjukkan wibawanya," jelasnya.
Pesan Simbolis Kopiah Hitam:
Meskipun mengenakan jas bergaya modern, Gibran tetap mengenakan peci berwarna hitam, serupa dengan style Presiden Prabowo Subianto. Hal ini dinilai sebagai simbol komitmen kuat untuk menjaga budaya dan identitas Indonesia sebagai negara nan berakidah dan berbudaya di tengah arus modernisasi.
Menuju Modern Indonesian Statement Look
Gaya berpakaian Gibran di Sidang Tahunan MPR 2026 ini dianggap membuka ruang obrolan baru mengenai busana kenegaraan Indonesia. Lisa memandang adanya kesempatan bagi para pemimpin masa depan untuk mengeksplorasi "Modern Indonesian Statement Look".
Eksplorasi tersebut bisa dilakukan dengan tetap mempertahankan DNA Indonesia melalui detail-detail mini namun bermakna, seperti:
- Penggunaan tekstil alias wastra Nusantara pada dasi.
- Aksen kain tradisional pada kantung jas (pocket square).
- Detail komponen aksesori unik wilayah tanpa mengurangi formalitas protokoler.
"Harapannya, ke depan kita bisa mempunyai busana kepemimpinan nan modern dan dunia tetapi tetap mempunyai DNA Indonesia nan kuat," tambah Lisa.
Konteks Sidang Tahunan MPR 2026
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI tahun 2026 ini menjadi momentum krusial bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Agenda utama sidang meliputi:
- Pidato Presiden RI dalam rangka penyampaian laporan keahlian lembaga-lembaga negara.
- Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
- Penayangan video capaian keahlian pemerintah selama setahun terakhir.
Acara ini dihadiri oleh jejeran Kabinet Merah Putih, para mantan Presiden dan Wakil Presiden, serta ketua partai politik, nan semuanya menjadi saksi penyampaian visi strategis menuju Indonesia nan lebih berdaulat, adil, dan makmur. (Ant/I-1)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·