ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Timnas Swiss memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Aljazair 2-0 pada babak babak 32 besar di Stadion Vancouver, Kanada, Jumat (3/7) siang WIB.
Swiss layak melangkah ke babak 16 besar setelah tampil dominan sepanjang 90 menit. Meski begitu, tim didikan Murat Yakin itu telat panas di awal babak pertama. Aljazair lebih mendominasi penguasaan bola dan sering mengurung pertahanan Swiss.
Aljazair menciptakan kesempatan pertama saat laga baru melangkah enam menit. Sayang, penyelesaian akhir Houssem Aouar memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan tidak sempurna.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Asyik menyerang, gawang Aljazair justru kebobolan pada menit ke-11. Berawal dari tindakan perseorangan Johan Manzambi dari sisi kanan pertahanan Aljazair, Manzambi kemudian mengirim umpan tarik nan sukses disontek Breel Embolo untuk menjadi sebuah gol. 1-0 untuk Swiss.
Swiss mendominasi permainan hingga pertengahan babak pertama. Sebuah tendangan jarak jauh dari Ricardo Rodriguez pada menit ke-25 tetap melebar di sisi kiri gawang kiper Aljazair Luca Zidane.
Aljazair terlihat tidak bisa membongkar pertahanan Swiss dan kebingungan. Kondisi itu dimanfaatkan Swiss untuk menggempur pertahanan Aljazair, terutama dari sisi kanan pertahanan.
Pada menit ke-37, sebuah sundulan Denis Zakaria memanfaatkan umpan tendangan bebas tetap tipis di atas mistar gawang.
Aljazair, baru bisa menakut-nakuti pada menit ke-43. Sayang, tendangan Fares Chaibi dari dalam kotak penalti tetap terlalu lemah dan dengan mudah ditangkap kiper Gregor Kobel.
Skor 1-0 untuk kelebihan Swiss tetap memperkuat hingga akhir babak pertama.
Babak kedua belum genap satu menit, Swiss bisa menggandakan keunggulan. Berawal dari tidak hanya satu kali, tapi dua kali blunder pertahanan Aljazair, Dan Ndoye sukses menghukum pertahanan Aljazair.
Setelah mendapat bola hasil buangan bola nan tidak sempurna dari bek Aljazair, Dan Ndoye melepaskan tendangan keras ke pojok kanan gawang tanpa bisa diantisipasi kiper Luca Zidane. 2-0 untuk Swiss.
Beberapa menit kemudian, Aljazair nyaris mencetak gol, tapi tendangan Riyad Mahrez dari dalam kotak penalti Swiss tetap sukses diblok bek lawan.
Menuju pertengahan babak kedua tempo permainan menjadi lebih lambat. Usai hydration break, Jaouen Hadjam membuang kesempatan gol Aljazair pada menit ke-77. Hadjem dalam posisi bagus dalam melepaskan tembakan kaki kanan. Akan tetapi, sepakannya tidak akurat, sehingga bola melambung di atas gawang Gregor Kobel.
Swiss nyaris unggul 3-0 pada menit ke-81 jika Fabian Rieder tidak menyia-nyiakan peluang. Peluang itu tercipta setelah Denis Zakaria memberikan umpan silang mendatar dari sisi kanan.
Breel Embolo nan dituju kandas menyambut umpan itu. Rieder nan berada di sisi kiri menerima bola dengan baik. Akan tetapi, eksekusi kaki kiri Rieder mengarah ke kiper Luca Zidane daripada ke sisi gawang nan kosong. Bola tembakan Rieder ditepis Zidane.
Hingga laga usai tidak ada gol tambahan tercipta. Skor 2-0 untuk Swiss tetap bertahan.
Kemenangan atas Aljazair membikin Swiss bakal berjumpa pemenang antara Kolombia vs Ghana pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Rabu (8/7) awal hari WIB.
Susunan Pemain Swiss vs Aljazair
Swiss (4-2-3-1): Gregor Kobel; Manuel Akanji, Nico Elvedi, Ricardo Rodriguez, Denis Zakaria; Dan Ndoye, Granit Xhaka, Johan Manzambi, Remo Freuler; Ruben Vargas, Breel Embolo.
Aljazair (4-2-3-1): Luca Zidane; Ramy Bensebaini, Aissa Mandi, Rafik Belghali, Rayan Ait-Nouri; Nabil Bentaleb, Ramiz Zerrouki, Fares Chaibi; Riyad Mahrez, Houssem Aouar, Ibrahim Maza.
(tim)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·