Ilustrasi(Dok Istimewa)
PT Sumbawa Timur Mining (STM) menyalurkan support logistik senilai lebih dari Rp270 juta untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyaluran support berupa sandang, pangan, dan papan ini dilakukan sebagai bagian dari aktivitas ESDM Siaga Bencana nan digagas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Bantuan dikirimkan menggunakan dua truk dari Kota Mataram, NTB, dan diserahterimakan di Posko AJU-I Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Minggu (23/8/2026). Logistik nan disalurkan mencakup busana dewasa dan anak-anak, popok bayi, susu, makanan kaleng, obat-obatan, terpal, hingga matras.
Berdasarkan info Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Minggu (23/8/2026), gempa bermagnitudo 7,7 nan mengguncang Flores pada Sabtu (15/8/2026) beserta ribuan gempa susulan telah mengakibatkan 91 korban jiwa dan memaksa 161 ribu penduduk mengungsi.
Tenaga Ahli BNPB sekaligus Komandan Posko AJU-I Labuan Bajo, Mayjen TNI Mochammad Luthfie Beta, menyambut baik support tersebut dan memastikan jenis support telah sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat di pengungsian.
"Logistik ini bakal disalurkan ke empat wilayah terdampak, ialah Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, dan Ngada. Distribusi dilakukan via darat maupun udara untuk menjangkau titik-titik nan susah diakses," kata Luthfie, Senin (24/8/2026).
Sementara itu, Head of Communications STM, Cindy Elza, menyatakan bahwa partisipasi perusahaan merupakan corak kepedulian antardaerah di area Nusa Tenggara sekaligus bentuk tanggap darurat sektor pertambangan di bawah koordinasi Kementerian ESDM.
"Sebagai bagian dari masyarakat Kepulauan Nusa Tenggara, kami berupaya datang meringankan beban penduduk terdampak. Penanganan musibah memerlukan kerjasama erat antara pemerintah dan bumi upaya agar proses pemulihan dapat melangkah lebih optimal," ujar Cindy. (H-2)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·