ARTICLE AD BOX
Keluarga korban gempa di Venezuela memblokir perangkat berat demi mencari kerabat nan hilang. Korban tewas mencapai 1.450 orang, pencarian tetap berlangsung.
Kesedihan dan kemarahan menyelimuti negara bagian pesisir La Guaira, Venezuela, pada Minggu (28/6/2026), ketika family korban gempa memblokir perangkat berat penyelamat dan menuntut akses ke letak bencana. Mereka berjaga di sekitar reruntuhan gedung dengan angan personil family nan lenyap tetap dapat ditemukan dalam keadaan hidup. (REUTERS/Maxwell Briceno)
Dua gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6). La Guaira, nan berada di utara Caracas, menjadi salah satu wilayah nan mengalami kerusakan paling parah setelah ratusan gedung runtuh akibat guncangan. Hingga kini, jumlah korban tewas dilaporkan telah mencapai sedikitnya 1.450 orang. (MIGUEL MEDINA/Pool via REUTERS)
Di antara family nan tetap menunggu berita kerabatnya adalah Hector Villegas. Ia mengatakan mantan istrinya, ibu mertuanya, dan cucu tertuanya berada di dalam sebuah gedung saat gempa terjadi. Sejak hari itu, mereka belum sukses menemukan jenazah ketiga personil keluarganya. Meski demikian, dia tetap memperkuat di letak sembari menunggu proses pencarian nan tetap berlangsung. (REUTERS/Juan Carlos Hernandez)
Kekecewaan penduduk memuncak ketika mereka menghentikan sebuah truk nan membawa perangkat berat. Mereka mendesak agar peralatan tersebut segera dikerahkan ke area tempat mereka mencari korban nan diduga tetap tertimbun. Wilker Molaya, seorang ayah nan mencari putrinya nan hilang, mengaku telah sukses membebaskan sebagian tubuh putrinya dari reruntuhan. Dengan penuh emosi, dia menolak meninggalkan letak dan bersikeras bakal terus mencari anaknya. (Tangkapan Layar Video Reuters/)
Upaya pencarian dan pengamanan tetap menghadapi beragam kendala. Gempa susulan nan terus terjadi serta minimnya kesiapan perangkat berat di sejumlah titik memperlambat operasi di kawasan-kawasan nan paling terdampak. Di tengah keterbatasan tersebut, banyak penduduk memilih bergotong royong membersihkan puing-puing secara berdikari sembari berambisi tetap ada korban nan dapat diselamatkan. (REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria)
Jumlah korban tewas akibat gempa kembar nan mengguncang wilayah tersebut pada Rabu (24/6/2026) telah melampaui 1.400 jiwa hingga Sabtu (27/6/2026). Sementara itu, lebih dari 1.600 personel penyelamat dari beragam negara telah tiba di La Guaira, wilayah nan mengalami akibat paling parah, untuk memperkuat operasi pencarian, evakuasi, dan pemulihan pascabencana. (REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria)
source on Google

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·