Target Pertumbuhan 6%, Komisi XI: Pemerintah Berikan Pesan Optimisme

53 menit yang lalu 1
 Pemerintah Berikan Pesan Optimisme Ilustrasi(MI/IHFA FIRDAUSYA)

KETUA Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menanggapi sasaran pertumbuhan ekonomi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Dalam rancangan tersebut, pertumbuhan ekonomi ditargetkan mencapai 6%. Angka itu lebih tinggi dibandingkan dugaan pertumbuhan ekonomi dalam APBN 2026 sebesar 5,4%.

"Kalau menurut saya pesan kuatnya adalah pemerintah mau memberikan pesan optimisme kepada pasar. Pesan nan kuat ini memberikan sebuah pernyataan kita mau keluar dari area 5%. Selama ini rata-rata Indonesia tumbuh di antara 5%, 5,2%, 5,1% dan sebagainya," kata Misbakhun di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).

"Dan ketika Pak Presiden menargetkan pertumbuhan 6%, artinya pemerintah mau mengejar pertumbuhan nan keluar dari area 5%. nan sudah puluhan tahun kita jalani saat ini, setelah reformasi," imbuhnya.

Pada saat nan sama, pemerintah menargetkan defisit APBN 2027 di nomor 2,4% dari produk domestik bruto (PDB). Angka defisit tersebut turun dari sasaran di APBN tahun 2026 ialah 2,68%.

Menurut Misbakhun, upaya mencapai sasaran tersebut butuh kerja keras, konsolidasi dan gotong-royong dari seluruh komponen nan bisa menjadi penggerak roda pertumbuhan ekonomi.

"Karena tadi pidato Bapak Presiden itu ada 10 perihal nan kudu diperhatikan di dalam konsolidasi di APBN 2027. Dan tentunya ini butuh sebuah kerja keras dari A sampai Z. Mulai dari pembangunan prasarana sampai belanja-belanja nan sifatnya tadi disampaikan pemborosan, itu kudu sudah dikurangi," paparnya.

"Semuanya konsentrasi kepada shopping nan berkualitas. Termasuk LKPP mau dijadikan badan penyelenggaran pengadaan peralatan dan jasa. Artinya bahwa penghematan menjadi salah satu kuncinya, kemudian mengoptimalkan shopping itu agar memberikan daya sorong terhadap pertumbuhan," pungkasnya. (H-2)

Selengkapnya