Jakarta, CNN Indonesia --
Wakil Ketua PBSI, Taufik Hidayat menyebut sudah ada tiga nama calon pembimbing dobel campuran pelatnas bulutangkis Indonesia.
"Ya, kurang lebih ada tiga [calon pembimbing dobel campuran]. Saya maunya secepatnya [diumumkan], lantaran olahraga ini tidak bisa menunggu dan pemain juga tidak bisa menunggu," kata Taufik.
Meski mau segera mengumumkan pelatih, Taufik menegaskan PBSI perlu berbincang internal untuk membicarakan program serta proyeksi dari sektor dobel campuran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karenanya, sosok ahli strategi tidak bisa buru-buru ditunjuk. "Kami tidak mau asal ambil pelatih. Tidak mau asal saja begitu kan," ucapnya di Jakarta, Jumat (31/7).
Saat ditanya rumor tentang Nova Widianto jadi pembimbing dobel campuran Indonesia, Taufik tetap irit bicara. Menurutnya, belum ada kepastian apapun mengenai sosok ahli strategi anyar.
"Semua belum pasti, ya. Saya tidak bisa meyakini semua [rumor nan beredar tentang Nova Widianto]. Sampai saat ini belum ada nan pasti [nama] di kantong saya," ujarnya.
Sebelumnya, PBSI mengumumkan perpisahan dengan Rionny Mainaky dari posisi kepala pembimbing dobel campuran dan Amon Sunaryo dari asisten pembimbing sektor nan sama.
Dalam pernyataan resmi, Kamis (30/7), PBSI menyatakan argumen perpisahan didasari oleh pertimbangan program pembinaan dan prestasi. Nama baru bakal segera diumumkan.
Nama Nova Widianto mencuat jadi kandidat kuat. Ini setelah pembimbing asal Indonesia itu berpisah dengan federasi bulutangkis Malaysia (BAM) dari posisi pembimbing dobel campuran.
Direktur Pelatih Sektor Ganda BAM, Rexy Mainaky membenarkan perpisahan dengan Nova. Ia menyebut Nova sudah menerima tawaran dari PBSI dan tinggal diumumkan secara resmi.
"Benar, Nova menerima tawaran PBSI. Dia pasti bakal dirindukan. Sebelumnya Nova cerita ke saya jika dia menerima tawaran kembali ke PBSI sebagai pelatih," kata Rexy menjelaskan.
(abs/abs/jun)

1 jam yang lalu
4







English (US) ·
Indonesian (ID) ·