ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNBC Indonesia - Duta besar China untuk Indonesia Wang Lutong mengatakan ada potensi kerja sama antara China dan Indonesia dalam mendukung penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dukungan dari China, kata Wang, bisa berupa pemanfaatan teknologi nan dikembangkan oleh perusahaan teknologi China mengenai pengedaran makanan di sekolah.
Salah satu nan disebut oleh Wang adalah Tencent, perusahaan raksasa teknologi asal negeri 'tirai bambu' tersebut. Tencent, kata Wang, tengah menyiapkan support bagi program makan gratis.
"Jadi saya rasa saya mengerti bahwa beberapa upaya Tiongkok juga mendukung program makan cuma-cuma ini dengan langkah apa pun nan mereka bisa," ujarnya kepada wartawan usai menghadiri FPCI China-Indonesia Think Tank and Media Forum di Kuningan, Jakarta pada Rabu (24/6/2026)
Wang menjelaskan bahwa Tencent tengah mengembangkan teknologi untuk mencatat jumlah siswa nan masuk sekolah setiap hari secara otomatis.
Nantinya info informasi tersebut bisa diteruskan ke dapur makan cuma-cuma untuk siswa dan kemudian secara jeli dapat memberikan makanan sesuai jumlah siswa nan hadir.
"Jadi sekolah dan juga dapur umum bakal tahu berapa banyak orang nan datang ke sekolah. Jadi mereka bakal mengirimkan makanan cuma-cuma sesuai dengan jumlah siswa nan datang ke sekolah," ujarnya.
Wang mengatakan dengan kerja sama antar dua negara dan melibatkan perusahaan teknologi, keberlangsungan program MBG diharapkan dapat melangkah dengan baik.
"Jadi kami berambisi ini (MBG) bakal melangkah dengan baik," pungkasnya.
(haa/haa)
Addsource on Google

17 jam yang lalu
4








English (US) ·
Indonesian (ID) ·