Terima Kunjungan Pejabat AS, Menhan Tegaskan Kerja Sama Pertahanan tak Terkait Pangkalan Militer

51 menit yang lalu 2
Terima Kunjungan Pejabat AS, Menhan Tegaskan Kerja Sama Pertahanan tak Terkait Pangkalan Militer Ilustrasi(Dok Kemenhan)

MENTERI Pertahanan (Menhan) RI, Sjafrie Sjamsoeddin, menerima kunjungan kerja Under Secretary of War for Policy, United States Department of War, Elbridge A. Colby, di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Selasa (11/8/2026). Pertemuan bilateral tersebut membahas penerapan program kemitraan pertahanan strategis (Major Defense Cooperation Partnership) nan menitikberatkan pada pengembangan kapabilitas sumber daya manusia (SDM), penguatan industri pertahanan, serta profesionalisme prajurit TNI.

Sjafrie menegaskan bahwa kemitraan strategis dengan AS tetap berdasarkan penghormatan penuh terhadap kedaulatan nasional dan bebas dari intervensi militer asing.

"Kerja sama pertahanan dengan Amerika Serikat tidak diarahkan pada pembentukan pangkalan militer Amerika Serikat di Indonesia. Kerja sama difokuskan pada program-program nan memberikan faedah bagi peningkatan kapabilitas pertahanan nasional, khususnya pendidikan, pelatihan, peningkatan keahlian personel, serta penguatan interoperabilitas sesuai kebutuhan dan kepentingan Indonesia," kata Sjafrie melalui keterangannya, Rabu (12/8/2026).

Sjafrie memaparkan bahwa salah satu konsentrasi utama kerja sama ke depan adalah ekspansi akses pendidikan dan latihan bagi personel TNI di Amerika Serikat dengan sistem meritokrasi nan ketat. Selain itu, kedua negara sepakat meningkatkan intensitas latihan bersama, termasuk latihan campuran pasukan unik guna mendukung peningkatan kemandirian pertahanan Indonesia dalam menjaga stabilitas kawasan.

Kedua pihak juga menyepakati penguatan kemitraan industri pertahanan bilateral untuk mendorong alih teknologi dan memperkuat kapabilitas manufaktur pertahanan dalam negeri.

Bangun Hubungan Berdasarkan Prinsip Kesetaraan

Pihak Amerika Serikat menegaskan posisinya nan memandang Indonesia sebagai mitra strategis krusial di area Indo-Pasifik dengan tetap menghormati nilai-nilai patriotisme serta sejarah bangsa Indonesia.

Sjafrie menyambut baik komitmen tersebut dan memastikan seluruh penerapan teknis kerja sama pertahanan bakal tetap tunduk pada ketentuan dan prosedur norma nasional.

"Indonesia berkomitmen melanjutkan kerja sama pertahanan dengan Amerika Serikat melalui pendekatan nan saling menghormati, saling menguntungkan, dan berorientasi pada peningkatan kapabilitas serta profesionalisme pertahanan nasional," pungkasnya. (H-2)

Selengkapnya