ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero), Suroso Isnandar meraih penghargaan Ganesa Wirya Jasa Adiutama dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Penghargaan tersebut dianugerahkan atas kontribusinya dalam pengembangan pendidikan, riset, penemuan ketenagalistrikan, serta penguatan ekosistem transisi daya nasional.
Ganesa Wirya Jasa Adiutama merupakan penghargaan tertinggi ITB nan diberikan kepada perseorangan maupun lembaga nan berjasa dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi, pengetahuan pengetahuan, teknologi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Rektor ITB Tatacipta Dirgantara menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi simbol krusial dari kerjasama serta interdependensi nan dilandasi dengan kepercayaan.
"Universitas nan besar adalah universitas nan bisa mempertemukan orang-orang terbaik untuk menemukan jawaban bersama. Dan sesungguhnya, modal terbesar dalam jejaring bukanlah dana, bukan pula gedung, melainkan kepercayaan," ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (7/7/2026).
Menurutnya, kepercayaan adalah fondasi utama dalam membangun jejaring nan bisa mempertemukan beragam pihak untuk bekerja-sama dalam menjawab tantangan masa depan. Melalui kerjasama tersebut, beragam penemuan di bagian daya bersih, jasa kesehatan, kepintaran buatan, dan pembangunan berkepanjangan dapat terus dikembangkan.
Sementara itu, Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar, menyampaikan apresiasi kepada ITB atas penghargaan Ganesa Wirya Jasa Adiutama nan diterimanya. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan kehormatan sekaligus amanah untuk terus berkontribusi dalam pengembangan pengetahuan pengetahuan, inovasi, dan transformasi sektor ketenagalistrikan nasional.
"Saya meyakini kerjasama lintas disiplin menjadi kunci dalam menghadirkan sistem daya nan semakin andal, berkelanjutan, dan berkekuatan saing," ujar Suroso.
Selama lebih dari 30 tahun berkarier di PLN, Suroso menduduki beragam kedudukan strategis, mulai dari Vice President Perencanaan Sistem, General Manager Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa Madura & Bali (UIP2B Jamali), Kepala Satuan Digital dan Teknologi Informasi, Direktur Manajemen Risiko, hingga sekarang menjabat sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan. Ia juga merupakan ahli Teknik Elektro ITB serta aktif mengembangkan penemuan smart grid dan tata kelola akibat di sektor ketenagalistrikan.
Suroso juga mengantongi beragam sertifikasi pekerjaan internasional di bagian manajemen akibat dan keinsinyuran, di antaranya, QRGP, Insinyur Profesional Utama (IPU), serta ASEAN Engineer.
Selain aktif di bumi profesional, Suroso produktif menghasilkan beragam publikasi ilmiah bereputasi internasional mengenai transisi energi, optimasi risiko, dan integrasi daya terbarukan, serta menjadi salah satu penulis kitab Risk Management: For Early Detection of Bankruptcy and Improving Firm Performance in Energy Companies dan Transisi Energi Hijau dan Swasembada Energi Indonesia.
Berbagai kontribusi dan kiprah nan ditunjukkan Suroso mencerminkan konsistensinya dalam menerapkan keilmuan untuk mendorong inovasi, penguatan tata kelola, serta transisi daya nasional. Rekam jejak tersebut menunjukkan pentingnya sinergi antara kompetensi akademik dan pengalaman ahli dalam menghadirkan solusi bagi pengembangan sektor ketenagalistrikan Indonesia.
(dpu/dpu)
Addsource on Google

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·