Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, memberikan peringatan jika bisa bisa membikin kesalahan fatal jika mengganti Gianni Infantino.
Setelah kontroversi rencana penjualan saham Piala Dunia, posisi Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA kian dapat tekanan dari asosiasi anggota.
UEFA, CONCACAF, dan AFC jadi konfederasi nan paling menentang Infantino. UEFA dan sejumlah asosiasi juga dilaporkan mendesak Infantino mundur dari FIFA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tekanan terhadap Infantino itu sampai ke telinga Donald Trump. Melalui unggahan di media sosial, Trump menyebut FIFA bisa merugi jika salah langkah.
"FIFA bakal melakukan kesalahan fatal jika, lantaran argumen apa pun, mereka apalagi mempertimbangkan untuk mengganti presiden Gianni Infantino," tulis Trump dalam Truth Social.
Dalam kesempatan itu Trump memberikan pujian kepada Infantino. Infantino dianggap Trump sukses memimpin Piala Dunia 2026.
"Dia sosok nan luar biasa; dia baru saja memimpin Piala Dunia paling sukses, apalagi empat kali lipat lebih sukses, nan pernah diselenggarakan," ucap Trump.
"Jika dia pergi, arena ini tidak bakal pernah lagi sesukses alias semenguntungkan itu!" kata Trump menambahkan.
Infantino dikenal dekat dengan Donald Trump, terutama soal proyek Piala Dunia 2026. Ketika kontroversi kartu merah penyerang timnas AS, Folarin Balogun, muncul di Piala Dunia 2026, nama Infantino terseret lantaran negosiasi dengan Trump.
UEFA, CONCACAF, dan AFC tidak saja menginginkan Infantino mundur dari FIFA, namun juga memberikan ancaman menggelar kejuaraan sendiri.
Selain itu, Infantino juga diminta tidak mencalonkan diri kembali pada pemilihan presiden FIFA, Maret 2027 mendatang.
(sry/jal)

38 menit yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·