Jakarta, CNN Indonesia --
UEFA disebut mengultimatum Presiden FIFA Gianni Infantino untuk segera mengundurkan diri alias bakal muncul mosi tidak percaya.
Ultimatum tersebut mengemuka dari kebanyakan anggota-anggota UEFA. Dilansir dari The Telegraph, sejumlah personil UEFA dengan anonimitas meminta Infantino segera mundur.
"Eksklusif: Negara-negara personil sepak bola Eropa bakal memicu mosi tidak percaya selain presiden FIFA nan sedang berada di bawah tekanan mengundurkan diri," tulis Telegraph.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika dalam waktu dekat Infantino tidak mengundurkan diri, mosi tidak percaya bakal dilakukan. Disebutkan bahwa UEFA hanya butuh 43 bunyi untuk mengusulkan mosi tidak percaya.
Wacana mosi tidak percaya ini mengemuka setelah UEFA, CONCACAF, dan AFC menyatakan penolakan terhadap proposal FIFA mengenai pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE).
FFE disebut FIFA sebagai perusahaan nan bakal menjalankan seluruh kejuaraan FIFA, termasuk Piala Dunia. FFE bakal dipegang oleh penanammodal dengan FIFA hanya menjadi pemegang saham emas.
Mendapat sambutan negatif dari kebanyakan anggota, lebih dari separuh 211 pemilik suara, Infantino akhirnya membatalkan proposal FFE. Pembatalan ini disambut baik UEFA.
"UEFA bakal segera bekerja sama dengan mitra dan pemangku kepentingan di seluruh bumi ... untuk mengusulkan langkah baru dalam mendistribusikan sumber daya melalui FIFA Forward," tulis UEFA.
Akankah Infantino mundur? Dilansir dari ESPN, Infantino disebut telah kehilangan kepercayaan dari kebanyakan pemilik bunyi FIFA sehingga pernyataan mundurnya tinggal menunggu waktu.
(abs/jal)

1 jam yang lalu
3







English (US) ·
Indonesian (ID) ·