UT dan KSPSI Teken MoU, Disaksikan Mendiktisaintek Brian Yuliarto

5 jam yang lalu 3

loading...

Penandatanganan MoU oleh Prof Ali Muktiyanto mewakili UT dan M Jumhur Hidayat mewakili KSPSI, disaksikan langsung oleh Mendiktisaintek Prof Brian Yuliarto. Foto/Istimewa

JAKARTA - Mengejar pendidikan tinggi juga digandrungi oleh kaum pekerja Indonesia. Hal itu ditunjukkan dengan adanya Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Terbuka (UT) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia ( KSPSI ) di Gedung Kemendiktisaintek, Senayan, Jakarta, Senin (10/8/2026).

Penandatanganan MoU nan disaksikan langsung oleh Mendiktisaintek Prof Brian Yuliarto itu dilakukan oleh Prof Ali Muktiyanto mewakili UT dan M Jumhur Hidayat mewakili KSPSI. Dalam MoU itu pada intinya kaum pekerja Indonesia dari Konfederasi/Federasi mana pun bisa memanfaatkan kerja sama ini termasuk Rekognisi Pembelajaran Lampau nan bisa dikonversi sebagai pengakuan nan disetarakan dengan sejumlah SKS mata kuliah.

Menurut Prof Brian, kerja sama ini adalah tindakan nan mulia, lantaran kelak kaum pekerja nan berilmu lebih tinggi bisa membawa kebaikan bukan saja untuk diri sendiri, tetapi juga masyarakat sekitar termasuk nan utama adalah bagi perusahaan tempat kerjanya.

Baca Juga: Prabowo Minta Dibentuk Satgas Akademisi, Begini Reaksi Mendiktisaintek

"Dengan kerja sama ini juga sangat terbuka pengalaman belajar silam dari pekerja bisa mempercepat kelulusan, misal nan harusnya 4 tahun bisa jadi 3 tahun saja," kata Prof Brian

Rektor UT Prof Ali menjelaskan, lantaran ini untuk pekerja nan diorganisir dengan baik, maka bisa saja duit kuliahnya mendapat nilai khusus. "Nanti bisa saja pekerja nan masuk kuliah lewat program ini bakal mendapat potongan nilai khusus," ujarnya.

Hadir pada aktivitas MoU tersebut tokoh-tokoh pekerja dari KSPSI seperti Arif Minardi, Idrus, Wiwit Widuri, Tamrin, Raslina Rasyidin, dan Anna Sumarna. Sementara itu, dari UT tampak beberapa Wakil Rektor UT.

(zik)

Selengkapnya