ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama mengaku tidak puas setelah finis kedelapan di Moto3 Jerman 2026.
Veda Ega memulai balapan di Sirkuit Sachsenring pada Minggu (12/7) dengan start dari posisi ke-13. Pembalap berumur 17 tahun itu pada akhinya finis di posisi kedelapan.
"Finis di posisi kedelapan bukanlah hasil nan kami harapkan setelah memandang kecepatan nan kami tunjukkan pada hari Jumat, namun tetap krusial untuk meraih poin dan terus belajar," ujar Veda Ega dalam rilis Honda Team Asia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya senang dengan kemajuan nan kami capai berbareng tim. Setiap akhir pekan saya merasa semakin percaya diri saat mengendarai motor. Saya bakal memanfaatkan jarak musim panas ini untuk memulihkan diri, melakukan persiapan matang, dan kembali dengan performa nan lebih kuat di Silverstone," katanya menambahkan.
Kendati tak puas dengan posisinya, Veda Ega merasa jalannya balapan berjalan positif buat dirinya. Ia tak memungkiri bahwa start dari posisi ke-13 membikin segala sesuatunya jadi lebih sulit.
"Secara keseluruhan, menurut saya balapan hari ini melangkah positif. Tentu saja memulai dari posisi ke-13 membikin segalanya lebih sulit, tetapi saya sukses melakukan start nan bagus dan memperbaiki posisi pada lap-lap awal," ucap Veda Ega dalam rilis Honda Team Asia.
"Sayangnya akibat beberapa kejadian di depan saya, saya tidak terhubung dengan golongan terdepan dan sejak saat itu susah untuk mengejar mereka kembali. Di Sachsenring, tidak mudah untuk mengejar ketertinggalan begitu jarak mulai melebar."
Finis di posisi ke-8 membikin Veda Ega naik ke ranking keenam dalam klasemen pembalap Moto3 2026. Veda Ega saat ini mengantongi 90 poin.
(jal/jun)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·