Video: Freeport Bakal Gali Tambang Kucing Liar, Investasi Rp72 Triliun

10 jam yang lalu 3

Jakarta, CNBC Indonesia- Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony memastikankomitmen PTFI dalam memperkuat pertambangan tembaga terintegrasi hulu ke hilir untuk mendukung perekonomian nasional.

Dalam rangka menjaga keberlangsungan produksi, PTFI bersiap untuk mengeksplorasi Tambang Kucing Liar pada tahun 2029 dengan investasi sebesar Rp 72 Triliun. Tambang Kucing Liar mempunyai potensi persediaan 130-240 ribu ton bijih per hari sehingga bisa memproduksi metal tembaga sekitar 7 miliar pound dan emas 7 juta ounces.

PT Freeport Indonesia memperkirakan persediaan tambang Kucing Liar bisa digali hingga tahun 2051 jauh diatas Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) nan berjalan hingga 2041. Nantinya bakal ada divestasi 12% saham Freeport-McMoRan di PTFI tanpa sistem jual-beli sebagai bagian perpanjangan IUPK pasca-2041.

Tony Wenas juga menyampaikan perkembangan operational 2 smelter di Manyar, Jawa Timur nan sudah mulai berproduksi baru 25% akibat gangguan produksi di hulu tambang. Sementara untuk metal refinery terus berjalan dengan produksi 20 ton nan bakal diserap oleh PT Antam.

Seperti apa masa depan pertambangan di Freeport Indonesia? Selengkapnya simak perbincangan Maria Katarina dengan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Kamis, 20/08/2026)


Selengkapnya