Video: RI Kembangkan Panas Bumi Demi Transisi Energi,Apa Tantangannya?

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNBC Indonesia- Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTPB) alias Geotermal mempunyai peran krusial dalam mempercepat transisi daya baru dan terbarukan (EBT) menuju sasaran Net Zero Emission Indonesia 20260.

Direktur Utama Geo Dipa Energi, Yudistian Yunis menyebut andil panas bumi sangat besar untuk memperkuat ketahanan daya termasuk transisi daya dalam menghadapi perubahan iklim. Indonesia menjadi salah satu negara nan mempunyai potensi kapabilitas pembangkit geotermal terbesar dengan potensi mencapai 2.510 Megawatt

Panas bumi juga mempunyai sejumlah kelebihan untuk menopang base load daya nasional lantaran tidak berjuntai pada cuaca, musim dan Waktu dan bisa diandalkan lantaran berasal dari pasokan panas bumi nan berasal dari perut bumi. Tingkat keandalan panas bumi mencapai 90-95% dari 365 hari setahun.

Geo Dipa Energi saat ini mempunyai kapabilitas pembangkit panas bumi 55 Megawatt dan menghasilkan listrik 380-400 Gigawatt-hour (GWh) per tahun. Meski demikian pemanfaatan geotermal tetap mengalami sejumlah halangan mengenai lamanya proses eksplorasi sehingga akibat dan investasi nan cukup mahal dibanding EBT jenis lain

Seperti apa prospek dan tantangan pengembangan panas bumi RI? Selengkapnya simak perbincangan Shania Alatas dengan Direktur Utama Geo Dipa Energi, Yudistian Yunis dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Selasa, 07/07/2026)


Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya