Vietnam Bangun Kapal Perang Terbesarnya untuk Imbangi Tiongkok

2 jam yang lalu 4
Vietnam Bangun Kapal Perang Terbesarnya untuk Imbangi Tiongkok Model kapal perang baru Vietnam dipamerkan.(Facebook)

VIETNAM mengumumkan proyek ambisius pembangunan kapal perang pemburu kapal selam baru sebagai bagian dari upaya memperkuat keahlian militer di tengah meningkatnya ketegangan dengan Tiongkok. Kapal fregat ini bakal menjadi kapal perang buatan domestik terbesar dan tercanggih nan pernah dimiliki Hanoi hingga saat ini.

Kapal perang baru tersebut bakal dilengkapi dengan teknologi militer mutakhir, termasuk rudal pertahanan udara, rudal antikapal canggih, serta radar electronically scanned array (AESA). Langkah ini dipandang sebagai upaya strategis Vietnam untuk menandingi kekuasaan Tiongkok di wilayah sengketa Laut Tiongkok Selatan.

Produksi Domestik dan Spesifikasi

Mayoritas senjata dan teknologi nan tersemat pada kapal ini bakal diproduksi di dalam negeri oleh Viettel Military Industry and Telecoms Group, perusahaan milik negara, serta pabrik-pabrik di bawah kendali Kementerian Pertahanan Vietnam. Pembangunan kapal bakal dilakukan di galangan kapal Song Thu, kota pesisir Da Nang, dengan sasaran penyelesaian dalam waktu tiga tahun.

Dalam pengumuman resminya, model kapal ditampilkan dengan fitur sensor radar, dek helikopter, dan meriam dek. Proyek ini menandai kemandirian industri pertahanan Vietnam nan selama ini sangat berjuntai pada pasokan senjata dari Rusia.

Konflik di Laut Tiongkok Selatan

Langkah penguatan militer ini terjadi di tengah persaingan klaim wilayah di Kepulauan Paracel dan Spratly. Selain Vietnam dan Tiongkok, wilayah ini juga diklaim oleh Filipina, Taiwan, Malaysia, dan Brunei. Vietnam menyebut wilayah perairan tersebut sebagai Laut Timur.

Meskipun sempat terjadi penurunan ketegangan, seperti saat Tiongkok membantu pengamanan kapal kargo Vietnam nan karam pada akhir Juli lalu, Hanoi tetap dalam kewaspadaan tinggi. Nelayan Vietnam kerap melaporkan kejadian penabrakan kapal oleh armada Tiongkok, serupa dengan ketegangan nan dialami Filipina.

Catatan Strategis: Vietnam membangun lebih dari 2.200 hektare lahan buatan di Laut Tiongkok Selatan hingga Maret lalu, menurut info Centre for Strategic and International Studies (CSIS). Salah satu pos terdepan terbesarnya berada di Barque Canada Reef nan sekarang mempunyai landasan pacu sepanjang 13.000 kaki.

Diversifikasi Teknologi Militer

Selain membangun kapal perang, Vietnam aktif mendiversifikasi sumber teknologi militernya. Pada Mei lalu, Hanoi menandatangani kesepakatan senilai 60 miliar rupee (sekitar Rp11,4 triliun) dengan India untuk pengadaan rudal jelajah supersonik BrahMos. Kesepakatan serupa juga dilaporkan tengah difinalisasi dengan Indonesia.

Pada Desember mendatang, Vietnam dijadwalkan menjadi tuan rumah Vietnam International Defence Expo untuk ketiga kali. Ajang ini menjadi platform bagi Hanoi untuk memamerkan penemuan lokal, seperti rudal antikapal Truong Son nan dikembangkan oleh Viettel, sekaligus mencari mitra teknologi baru di luar Rusia. (The Telegraph/I-2)

Selengkapnya