Warga Desa Pondo Manggarai Barat Bertahan di Tengah Ancaman Kelaparan dan Gempa Susulan

14 jam yang lalu 4
Warga Desa Pondo Manggarai Barat Bertahan di Tengah Ancaman Kelaparan dan Gempa Susulan Ilustrasi(MI/Marianus Marselus)

LIMA hari pascagempa nan mengguncang wilayah Lembor, penduduk Desa Pondo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), tetap memperkuat di tenda-tenda darurat.

Gempa susulan nan tetap terjadi membikin penduduk enggan kembali ke rumah. Sebagian besar memilih tidur di bawah terpal sederhana lantaran cemas gedung nan rusak kembali runtuh saat guncangan terjadi.

Kondisi semakin susah lantaran persediaan makanan dan air bersih mulai menipis.

Fransiskus Roden, penduduk Desa Pondo, mengatakan hingga hari kelima pascagempa, penduduk tetap kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok.

Menurut Fransiskus, penduduk sekarang tidak hanya dihantui trauma akibat gempa susulan, tetapi juga mulai resah lantaran keterbatasan makanan dan air bersih.

“Lima hari sudah kami memperkuat seperti ini. Gempa susulan tetap terjadi. Kami tidur di tenda lantaran takut kembali ke rumah. nan paling kami khawatirkan sekarang makanan dan air bersih,” ujar Fransiskus Roden.

Ia mengatakan penduduk terpaksa mengandalkan sisa bahan makanan nan tetap dapat diselamatkan dari rumah-rumah nan terdampak gempa.

Anak-anak dan penduduk lanjut usia menjadi golongan nan paling rentan dalam kondisi tersebut.

“Warga hanya berambisi support segera datang. Kami tidak meminta banyak, hanya makanan dan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Kondisi ini menunjukkan kebutuhan penanganan darurat nan mendesak di Desa Pondo. Warga memerlukan pengedaran logistik secara langsung, terutama bahan makanan, air bersih, perlengkapan tidur, serta kebutuhan dasar bagi anak-anak dan lansia.

Lima hari setelah bencana, penduduk tetap berada dalam situasi penuh ketidakpastian. Di tengah ancaman gempa susulan dan kondisi tempat tinggal nan belum aman, mereka sekarang kudu memastikan kebutuhan paling mendasar: makan dan minum untuk memperkuat hidup.(MM/E-4)

Selengkapnya