WNI Korban Serangan di Selat Bab Al-Mandeb Dipastikan Hilang

57 menit yang lalu 3
WNI Korban Serangan di Selat Bab Al-Mandeb Dipastikan Hilang ilustrasi kapal nan diserang di Selat Bab Al-Mandeb, Yaman.(Antara)

KEMENTERIAN Luar Negeri (Kemlu) RI menyebut seorang anak buah kapal (ABK) asal Indonesia belum diketahui keberadaannya usai kapal jual beli nan mereka awaki terkena serangan di Selat Bab Al-Mandeb, Yaman.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah menyampaikan bahwa Kemlu RI berbareng KBRI Muscat terus memantau perkembangan kejadian serangan drone terhadap kapal MV Tihamah saat bersandar di Pelabuhan Bab Al-Mandeb.

Kapal tersebut diketahui membawa total 11 ABK, terdiri dari delapan WN Pakistan beserta tiga WNI. Kondisi dua WNI di antaranya telah dipastikan selamat sedangkan seorang WNI tetap dinyatakan hilang.

“Untuk satu ABK tetap belum ditemukan, dan upaya pencarian dan penyisiran di wilayah laut tetap terus dilakukan secara intensif oleh pihak-pihak terkait,” kata Heni dalam taklimat media di Jakarta, Kamis (13/8).

Informasi terbaru mengenai kondisi ABK WNI tersebut diterima pihak Indonesia pada pagi ini melalui note verbale dari Kemlu Yaman. Sejumlah pemberitaan sebelumnya melaporkan satu ABK WNI tersebut meninggal dunia, sementara Kemlu RI pada Selasa (11/8) menyatakan tetap mengkonfirmasi nasib WNI tersebut.

Sementara itu, dari dua ABK WNI nan selamat, satu ABK mengalami luka ringan akibat serpihan dan tidak memerlukan perawatan, sementara satu ABK lainnya mengalami luka dan telah mendapat penanganan medis di rumah sakit, kata dia.

Menyusul kejadian tersebut, KBRI Muscat terus melakukan langkah-langkah nan diperlukan untuk memastikan perlindungan para ABK WNI, termasuk mempersiapkan fasilitasi repatriasi ke tanah air andaikan kondisi memungkinkan.

Direktorat PWNI Kemlu RI juga telah berkomunikasi langsung dengan family ketiga ABK untuk menjelaskan penanganan dan situasi nan dihadapi saat ini, tambahnya.

Ia pun memastikan bakal segera menyampaikan info terbaru andaikan ada perkembangan mengenai pencarian ABK WNI nan lenyap tersebut. Laporan Anadolu menyebut seorang WNI menjadi satu dari tiga ABK nan tewas akibat sebuah serangan terhadap kapal jual beli di Selat Bab Al-Mandeb.

Menurut stasiun televisi terafiliasi pemerintah, Al-Jumhuriya TV, Selasa, serangan nan diduga dilakukan oleh golongan Houthi di Yaman tersebut turut menewaskan dua penduduk negara Pakistan, menurut laporan awal. Selat Bab Al-Mandeb merupakan gerbang masuk Laut Merah nan terletak di sisi barat Semenanjung Arab. (Ant/P-3)

Selengkapnya