Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas

13 jam yang lalu 1
ARTICLE AD BOX

loading...

Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra angkat bicara mengenai pengakuan mahasiswa UBK menerima duit setelah berunjuk rasa dan berjumpa Wapres Gibran Rakabuming Raka pada Senin (15/6/2026).

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra angkat bicara mengenai pengakuan mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) nan menerima duit setelah berunjuk rasa dan berjumpa Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka pada Senin (15/6/2026). Sebagai mantan aktivis, Yusril mengaku sangat prihatin dengan adanya kejadian itu.

Namun, di satu sisi dia juga mengapresiasi mahasiswa UBK nan telah jujur kepada publik mengenai kesalahan nan telah dia lakukan.

Baca juga: Ketua BEM FH UBK nan Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu

“Sebagai mantan aktivis mahasiswa, saya sangat prihatin dengan kejadian itu tapi ya kita menghargai juga mereka berterus terang, mengakui kesalahan dan kemudian meminta maaf, agar hal-hal semacam itu tidak terjadi,” kata Yusril saat diwawancarai di Ombudsman RI, Selasa (23/6/2026).

Ia mengungkapkan, dirinya sangat mendukung aktivitas mahasiswa termasuk kebebasan berekspresi mereka. Menurut Yusril, aktivitas mahasiswa adalah aktivitas hati nurani dan moral nan dilakukan.

“Dan saya mendukung sebenarnya aktivitas mahasiswa itu sebagai satu aktivitas moral nan kita support dan kita mendukung kebebasan mereka berekspresi dan sekaligus juga kita memberikan support nan seluas-luasnya kepada aktivitas mahasiswa sebagai satu aktivitas hati nurani, aktivitas moral,” ungkap dia.

Selengkapnya