Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim( Tobias SCHWARZ / AFP)
PERDANA Menteri Anwar Ibrahim menegaskan Malaysia tidak bakal berdiskusi dan bakal mendeportasi alias memulangkan penduduk negara Israel nan terdeteksi memasuki wilayah Negeri Jiran.
Itu disampaikan lantaran Malaysia mempunyai tidak mengakui Israel sebagai negara.
Anwar Ibrahim mengatakan semua badan keamanan sedang melakukan penyelidikan menyeluruh atas rumor adanya warga negara Israel nan terdeteksi memasuki Malaysia ialah Johor.
Warga negara Israel itu diduga memanfaatkan arsip kebangsaan ganda.
"Kami sedang menyelidiki. Kami tidak mengizinkannya. Jika ada, tindakan kudu diambil. Karena kami tidak mengakui (negara) mereka, mereka bakal segera dideportasi," tegas Anwar seperti dilaporkan BERNAMA, di Kuala Lumpur, Rabu (15/7).
Sementara itu, Pemerintah Negara Bagian Johor mendesak Kementerian Dalam Negeri (KDN) dan lembaga mengenai menyelidiki soal operasi Sekolah Jaringan di Forest City, Negeri Johor, nan diduga dihadiri oleh penduduk negara Israel.
Menteri Besar Johor, Datuk Onn Hafiz Ghazi menyampaikan bahwa penduduk negara Israel itu diduga kuat menggunakan paspor dari negara lain agar dapat masuk ke Malaysia. (Ant/H-4)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·