1.000 ASN Bapenda DKI akan Berkantor di Cikini dan Sudin usai Kebakaran

1 jam yang lalu 3
1.000 ASN Bapenda DKI bakal Berkantor di Cikini dan Sudin usai Kebakaran Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.(Dok. Antara)

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan gedung di area Cikini, Jakarta Pusat, sebagai letak relokasi sementara bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) nan terdampak kebakaran di Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Langkah ini diambil guna memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap melangkah normal pascainsiden tersebut.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengonfirmasi bahwa sebagian besar ASN nan berkantor di gedung Jalan Abdul Muis bakal dipindahkan ke Cikini.

"Kami sudah merencanakan di Cikini, salah satu gedung nan bakal digunakan sebagian besar ASN nan bakal kita pindahkan akibat kebakaran," ujar Pramono saat meninjau area Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (9/8).

Kebakaran nan terjadi pada Jumat (7/8) malam tersebut berakibat pada aktivitas sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Selain Bapenda, gedung tersebut juga menjadi instansi bagi Dinas Perhubungan (Dishub) serta Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) DKI Jakarta.

Sebagai solusi jangka pendek, Pramono menginstruksikan agar para ASN dipindahkan sementara ke unit kerja alias Suku Dinas (Sudin) masing-masing. Hal ini dilakukan sembari menunggu kesiapan gedung pengganti di Cikini agar tidak terjadi kekosongan pelayanan.

Selama masa transisi, sekitar 1.000 ASN bakal menerapkan pola kerja dari rumah (work from home) atau letak lain nan memungkinkan. Kebijakan ini diambil untuk menjaga produktivitas di tengah proses penanganan dan pembersihan area pascakebakaran.

Berdasarkan info teknis, kebakaran melanda lantai 11 hingga lantai 16 gedung Bapenda pada Jumat pukul 21.40 WIB. Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat mengerahkan 40 unit mobil pemadam dan 200 personel untuk menjinakkan api di area seluas 30.417 meter persegi tersebut.

Untuk menjaga keamanan di letak kejadian, Polda Metro Jaya menyiagakan 125 personel, didukung oleh 50 personel dari Kodim 0501/Jakarta Pusat. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran tetap dalam proses penyelidikan pihak berwenang. (Ant/Z-10)

Selengkapnya