Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (kanan).(MI/Naufal Zuhdi)
DIREKTUR Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan bahwa sebanyak 10-12 penyimpanan Bulog terdampak akibat musibah gempa bumi nan terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8).
“Untuk kerugian materiil, ada beberapa penyimpanan kami nan mengalami kerusakan. Namun kerusakannya tingkatnya tingkat rusak ringan dan rusak sedang. Ini saja laporan kami, jika tidak salah sekitar ada 10 sampai 12 penyimpanan kami nan mengalami rusak ringan dan rusak sedang demikian,” kata Rizal saat ditemui di Jakarta, Senin (17/8).
Ia menyatakan bahwa pihaknya telah mengirimkan Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) untuk melakukan survei secara langsung struktur-struktur gedung penyimpanan nan terdampak bencana, utamanya untuk penyimpanan nan mengalami kerusakan sedang.
“Karena (untuk) antisipasi jangan sampai kelak tetap digunakan, tidak diperbaiki, takutnya goyang berikutnya kelak malah lebih parah rusaknya, apalagi mengakibatkan korban jiwa dan lain sebagainya,” sebut dia.
Rizal menambahkan, kondisi beras di gudang-gudang tersebut sejauh ini dalam kondisi aman. “Beras aman, tidak masalah. Kalau beras di sana kan aman, kering tidak ada hujan,” terang Rizal.
Dirinya juga menyampaikan bahwa sejauh ini tidak ada laporan dari ketua wilayah di NTT mengenai dengan kerugian personel nan bekerja di wilayah tersebut. “Syukur Alhamdulillah kami laporkan juga untuk tenaga kerja Bulog alhamdulillah semua
sehat walafiat, tidak ada kerugian personel ya. Kerugian personel Alhamdulillah tidak ada, mungkin berkah doa-doa teman-teman semuanya, masyarakat Indonesia,” pungkasnya. (Fal/P-3)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·