17 Bulan Menjabat, Trump Jadi Presiden Terkaya AS-Harta Tembus Rp117 T

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Donald Trump belum dua tahun menjadi pemimpin Amerika Serikat (AS) namalain baru 17 bulan. Namun kekayaan kekayaannya dilaporkan "menggendut" dan menembus Rp US$6,5 miliar alias sekitar Rp117 triliun.

Lonjakan kekayaan tersebut didorong oleh upaya aset mata uang digital nan sekarang menjadi sumber pendapatan terbesar Trump, menggeser kekuasaan upaya properti nan selama puluhan tahun menjadi identitas utama taipan asal New York itu. Dalam laporan pengungkapan finansial tahunan 2025 nan disampaikan kepada Kantor Etika Pemerintah AS, Selasa waktu setemnpat, Trump melaporkan pendapatan lebih dari US$1,4 miliar nan berasal dari beragam upaya mata uang digital milik keluarganya.

Perusahaan Trump menerima nyaris US$800 juta dari World Liberty Financial, perusahaan aset digital nan didirikan berbareng putra-putranya. Pendapatan itu terdiri dari lebih dari US$520 juta hasil penjualan token mata uang digital dan lebih dari US$250 juta dari penjualan saham perusahaan tersebut.

Selain itu, Trump juga mengantongi sekitar US$635 juta dari penjualan koin meme bertema dirinya (Trump Meme Coin). Besarnya pendapatan tersebut menunjukkan perubahan drastis dibandingkan laporan tahun sebelumnya.

Pada pengungkapan finansial 2024, Trump hanya melaporkan pendapatan sekitar US$57,35 juta dari World Liberty Financial. Dalam setahun, nomor tersebut melonjak nyaris sembilan kali lipat.

Reuters Rabu (1/7/2026) apalagi memperkirakan family Trump telah menghasilkan sedikitnya US$2,3 miliar dari beragam proyek mengenai mata uang digital sejak Trump kembali menjabat sebagai presiden pada Januari 2025. Perkembangan tersebut terjadi berbarengan dengan beragam kebijakan pemerintahan Trump nan dinilai menguntungkan industri aset digital, mulai dari mendorong izin stablecoin hingga mengurangi pengawasan terhadap industri mata uang digital oleh Departemen Kehakiman AS dan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC).

Meski demikian, upaya tradisional Trump tetap menjadi penyumbang pendapatan nan signifikan. Pendapatan lapangan golf dan resor miliknya meningkat sekitar 15% menjadi lebih dari US$500 juta sepanjang 2025.

Resor Mar-a-Lago di Florida mencatat lonjakan pendapatan menjadi US$77 juta dari sekitar US$50 juta pada tahun sebelumnya. Klub golf Trump di West Palm Beach juga membukukan kenaikan pendapatan sekitar 27%.

Selain upaya mata uang digital dan properti, Trump juga memperoleh lebih dari US$80 juta dari penyelesaian sengketa norma dengan sejumlah perusahaan media. dia juga mendapat sekitar US$52 juta dari lisensi penggunaan merek Trump untuk proyek properti di luar negeri, terutama di area Timur Tengah.

Gedung Putih membantah tudingan adanya bentrok kepentingan. Juru Bicara Gedung Putih Anna Kelly menyatakan Presiden Trump maupun keluarganya tidak pernah terlibat dalam bentrok kepentingan dan seluruh kebijakan nan diambil bermaksud untuk kepentingan rakyat AS.

Meski begitu, sejumlah master etika pemerintahan tetap menyoroti besarnya untung nan diperoleh Trump dari sektor nan juga mendapat support kebijakan pemerintahannya. Mantan pejabat Kantor Etika Pemerintah AS, Don Fox, menilai Trump telah mengabaikan norma nan selama ini dijalankan para presiden AS pasca-Watergate, ialah menghindari potensi tumbukan kepentingan antara kedudukan publik dan kepentingan upaya pribadi.

Dengan kekayaan nan sekarang diperkirakan mencapai sekitar US$6,5 miliar alias setara Rp117 triliun, Trump menjadi salah satu presiden terkaya dalam sejarah AS. Berbeda dengan periode pertamanya nan didominasi upaya properti, kenaikan kekayaan Trump kali ini justru banyak ditopang oleh ekspansi garang upaya aset mata uang digital milik keluarganya.

Sementara itu, di sisi lain, Wakil Presiden JD Vance dalam arsip terpisah melaporkan draf pendapatan nan lebih moderat. Di mana dia meraup royalti antara US$ 1 juta hingga US$ 5 juta namalain sekitar Rp 89,75 miiliar dari kitab memoar terlarisnya "Hillbilly Elegy" ditambah ribuan dolar dari pembayaran duit muka publikasi kitab tersebut di luar negeri.

(tps/sef)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya