2 Presiden Baku Hantam, Hubungan 2 Negara Terancam

2 jam yang lalu 6

Jakarta, CNBC Indonesia - Hubungan diplomatik antara Brasil dan Argentina kembali memanas. Pemerintah Brazsil memutuskan menurunkan tingkat hubungan diplomatik dengan Argentina setelah Presiden Javier Milei kembali melontarkan pernyataan nan menghina Presiden Luiz Inacio Lula da Silva.

Mengutip Reuters, Rabu (5/8/2026), seorang sumber pemerintah Brasil mengatakan hubungan kedua negara sekarang hanya bakal ditangani pada tingkat "chargé d'affaires alias pejabat diplomatik sementara" dan bukan lagi melalui duta besar. Keputusan tersebut diambil setelah Milei dalam wawancara dengan stasiun televisi Argentina LN+ menyebut Lula sebagai "mantan narapidana", "pencuri" dan "koruptor".

Sebagai bagian dari langkah tersebut, Duta Besar Brazil untuk Argentina, Julio Bitelli, dipastikan tidak bakal kembali bekerja di Buenos Aires. Ini sekaligus menandai semakin memburuknya hubungan antara dua ekonomi terbesar di Amerika Latin.

Sejak Milei menjabat sebagai Presiden Argentina, kedua pemimpin belum pernah menggelar pertemuan bilateral resmi. Sebelumnya, Bitelli pernah juga dipanggil pulang ke Brasilia pada akhir bulan lampau setelah Milei mengkritik Lula saat menghadiri peluncuran kampanye Flavio Bolsonaro.

Falvio adalah kandidat oposisi nan bakal menantang Lula dalam pemilihan presiden Brasil pada Oktober mendatang. Dalam aktivitas tersebut, Milei secara terbuka memberikan support kepada putra mantan Presiden Jair Bolsonaro itu.

Pemerintah Brazil juga telah menyampaikan secara resmi keputusan penurunan hubungan diplomatik tersebut kepada Duta Besar Argentina di Brasilia, Daniel Raimondi. Hingga buletin ini ditulis, Kementerian Luar Negeri Argentina belum memberikan tanggapan atas keputusan pemerintah Brasil tersebut.

Ketegangan diplomatik antara Lula dan Milei sebenarnya telah berjalan sejak kampanye pemilu Argentina pada 2023. Saat itu, Milei kerap melontarkan kritik keras terhadap Lula dan pemerintahan sayap kiri di Brasil.

Setelah resmi menjabat sebagai presiden, hubungan kedua pemimpin tetap dingin dan belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Memburuknya hubungan antara Brasil dan Argentina berpotensi menjadi perhatian pelaku pasar mengingat kedua negara merupakan personil utama blok jual beli Mercosur dan mempunyai hubungan perdagangan nan erat di area Amerika Selatan (AS).

(sef) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya