Ilustrasi(magnifik)
AIR purifier menjadi salah satu perangkat rumah tangga nan semakin banyak digunakan untuk menjaga kualitas udara di dalam ruangan.
Selain bisa membantu menyaring debu, serbuk sari, hingga partikel lembut PM2.5, perangkat ini juga dapat meningkatkan kenyamanan saat tidur, terutama bagi penderita alergi alias asma.
Namun, banyak orang tetap cemas penggunaan air purifier bakal membikin tagihan listrik meningkat.
Padahal, menurut ENERGY STAR dari U.S. Environmental Protection Agency (EPA), air purifier bersertifikasi irit daya dapat menggunakan listrik lebih dari 50 persen lebih efisien dibandingkan model standar.
Karena itu, memilih perangkat dengan konsumsi daya rendah menjadi solusi bagi pengguna nan mau menyalakan air purifier semalaman tanpa royal listrik.
Berikut lima rekomendasi air purifier low watt nan cocok digunakan di bilik tidur.
1. Philips Series 600i
Air purifier ini mempunyai konsumsi daya sekitar 12 watt pada penggunaan normal. Philips Series 600i dirancang untuk ruangan berukuran mini hingga sedang dan dilengkapi filter NanoProtect HEPA nan bisa menangkap partikel berukuran sangat kecil.
Ukurannya nan ringkas juga membuatnya mudah ditempatkan di samping tempat tidur.
2. Xiaomi Smart Air Purifier 4 Compact
Perangkat ini mengonsumsi daya sekitar 27 watt saat bekerja maksimal. Selain irit energi, Xiaomi Smart Air Purifier 4 Compact mendukung kendali melalui aplikasi sehingga pengguna dapat mengatur mode tidur, kecepatan kipas, maupun memantau kualitas udara secara real time.
3. Levoit Core Mini
Levoit Core Mini menjadi pilihan terkenal untuk bilik tidur lantaran daya listriknya hanya sekitar 7 watt. Meski berukuran kecil, perangkat ini menggunakan sistem filtrasi tiga lapis nan terdiri atas pre-filter, filter utama, dan karbon aktif untuk membantu mengurangi debu serta aroma tidak sedap.
4. Sharp FP-J30Y
Sharp menghadirkan air purifier berteknologi Plasmacluster dengan konsumsi daya sekitar 22 watt. Selain membantu menyaring partikel di udara, teknologi Plasmacluster diklaim bisa mengurangi kuman dan aroma di dalam ruangan sehingga cocok digunakan sepanjang malam.
5. Coway Airmega 150
Air purifier ini mempunyai konsumsi daya sekitar 38 watt dengan mode irit daya otomatis. Sensor kualitas udara bakal menyesuaikan kecepatan kipas sesuai kondisi ruangan sehingga penggunaan listrik menjadi lebih efisien.
Saat memilih air purifier, pengguna tidak hanya perlu memperhatikan konsumsi daya, tetapi juga Clean Air Delivery Rate (CADR) nan menunjukkan seberapa sigap perangkat bisa membersihkan udara.
ENERGY STAR menyarankan memilih CADR nan sesuai dengan luas ruangan agar perangkat bekerja lebih efektif sekaligus tetap irit energi. Selain itu, perhatikan pula biaya penggantian filter lantaran filter nan bersih bakal menjaga performa penyaringan tetap optimal.
Dengan memilih air purifier berkekuatan rendah nan sesuai ukuran kamar, pengguna dapat menikmati udara nan lebih bersih tanpa kudu cemas konsumsi listrik meningkat secara signifikan.
Sumber: ENERGY STAR









English (US) ·
Indonesian (ID) ·