52.541 PNS Bersiap Isi Kursi Kosong Jabatan Tinggi Instansi Pemerintah

59 menit yang lalu 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat 52.541 aparatur sipil negara (ASN) dari 120 lembaga telah mengikuti program pemetaan ASN nan sudah siap untuk mengisi bangku kosong kedudukan lembaga pemerintah melalui program Profiling ASN alias ProASN.

Plt. Kepala Pusat Penilaian Kompetensi ASN, Desy Mutia Ali mengatakan, penyelenggaraan ProASN tahun ini dilakukan dengan merujuk pada Surat Edaran Kepala BKN Nomor 6 Tahun 2026, dan Keputusan Kepala BKN Nomor 740.4 Tahun 2026.

Pelaksanaan ProASN ini menurutnya mempunyai sasaran PNS nan dipersiapkan untuk mengisi kedudukan manajerial nan lowong hingga 31 Desember 2026. ProASN sendiri dilaksanakan menggunakan metode Non-Assessment Center (Non-AC) dengan lama maksimal 180 menit untuk mengukur empat aspek utama.

"Data profil tes ini kelak langsung terintegrasi ke dalam sistem info ASN dapat langsung diunduh oleh lembaga maupun pegawai nan bersangkutan. Hal ini sebagai dasar pengembangan, pengajuan, maupun bahan pertimbangan ketua dalam melakukan rotasi dan mutasi," kata Desy dikutip dari keterangan tertulis di website BKN, Rabu (12/8/2026).

Hasil profiling nan terintegrasi langsung ke dalam Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN) ini dapat dimanfaatkan selama tiga tahun. Di samping itu, hasil ProASN tidak dapat digunakan sebagai satu-satunya dasar bagi ketua untuk langsung menempatkan seorang ASN pada jabatan, khususnya kedudukan strategis.

Desy menegaskan, ProASN merupakan tahap awal profiling nan memberikan gambaran pada aspek kognitif, dan belum menggantikan asesmen kompetensi nan lebih komprehensif.

"ProASN ini hanya sebagai batu loncatan saja. Para ketua alias pejabat tidak boleh langsung serta-merta menempatkan sembarangan dalam jabatan, terutama jabatan-jabatan strategis, lantaran perlu asesmen nan lebih komprehensif. Perlu ada asesmen nan lebih komprehensif agar kita tidak menyalahi regulasi," tegasnya.

Dengan penyelenggaraan ProASN, BKN mau memastikan pemanfaatan info talenta ASN dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi, sekaligus memperkuat penerapan sistem merit dan mewujudkan talent pool ASN nan bergerak untuk mendukung kebutuhan organisasi serta prioritas pembangunan nasional.

Tercatat hingga 10 Agustus 2026, penyelenggaraan ProASN diikuti sebanyak 120 lembaga dengan total 52.541 peserta terdaftar. Pelaksanaan tes bakal berjalan hingga akhir tahun dengan memanfaatkan Computer Assisted Test (CAT) BKN nan tersebar di beragam wilayah.

(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya