Pengunjung sedang mengawasi produk batik dari pelaku UMKM bimbingan Bank Mandiri di sebuah arena pameran UMKM di Jakarta, beberapa waktu lalu.(Dok Bank Mandiri)
BANK Mandiri terus memperkuat komitmennya dalam memberdayakan upaya mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai pilar utama perekonomian nasional.
Bertepatan dengan peringatan Hari UMKM Nasional dan dalam semangat menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia nan mengusung tema Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur, bank bersandi saham BMRI ini menegaskan perannya sebagai mitra pertumbuhan pelaku upaya melalui penguatan ekosistem pembiayaan, digitalisasi, dan pendampingan nan mendorong semakin banyak UMKM tumbuh dan naik kelas.
Konkretnya, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Mandiri hingga Juli 2026 telah mencapai Rp25,63 triliun kepada 134.682 debitur baru di seluruh Indonesia.
Di tengah percepatan penyaluran tersebut, kualitas angsuran tetap terjaga baik nan mencerminkan pengelolaan akibat nan sehat sekaligus efektivitas pendampingan kepada pelaku usaha. Bank Mandiri juga mencatat capaian positif dalam mendorong UMKM berkembang ke tahap berikutnya.
Pada Januari-Juli 2026, sebanyak 56.043 debitur telah sukses melakukan graduasi alias naik kelas ke skema pembiayaan nan lebih tinggi. Selain itu, Perseroan telah menjangkau 134.682 debitur baru, sebagai bagian dari upaya memperluas akses pembiayaan produktif kepada masyarakat.
Senior Vice President Micro Development and Agent Banking Bank Mandiri Bayu Trisno Arief Setiawan mengatakan, Hari UMKM Nasional menjadi momentum untuk menegaskan bahwa keberhasilan pemberdayaan UMKM tidak hanya diukur dari besarnya pembiayaan nan disalurkan, tetapi juga dari semakin banyak pelaku upaya nan bisa meningkatkan kapabilitas bisnis, memperluas pasar, dan naik kelas.
"Bank Mandiri percaya bahwa UMKM merupakan fondasi utama ekonomi Indonesia. Karena itu, kami membangun ekosistem nan mendukung pelaku upaya di setiap tahap pertumbuhan, mulai dari memperoleh akses pembiayaan, mengembangkan upaya melalui solusi digital, hingga bisa meningkatkan skala bisnisnya. Bagi kami, keberhasilan UMKM naik kelas merupakan parameter nyata bahwa pemberdayaan nan dilakukan memberikan akibat berkepanjangan bagi perekonomian nasional," ujarnya dalam keterangan resmi pada Rabu (12/8).
Sebagai mitra strategis pemerintah, Bank Mandiri terus mendukung beragam program prioritas nasional dalam memperkuat sektor UMKM melalui penyaluran pembiayaan produktif, percepatan inklusi keuangan, dan transformasi digital.
Dukungan tersebut juga diwujudkan melalui sinergi dengan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, organisasi usaha, serta beragam pemangku kepentingan guna memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing pelaku usaha.
Perseroan meyakini penguatan UMKM memerlukan pendekatan nan menyeluruh. Karena itu, Bank Mandiri sebagai ekosistem penggerak ekonomi negeri terus mengintegrasikan akses pembiayaan, jasa transaksi digital, solusi pembayaran, serta program pendampingan dan pemberdayaan agar pelaku upaya dapat tumbuh secara berkelanjutan.
Komitmen tersebut semakin diperkuat melalui sinergi Bank Mandiri dalam ekosistem Danantara nan mendorong optimasi pembiayaan sektor produktif, memperkuat ketahanan ekonomi nasional, serta menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.
Melalui kerjasama tersebut, Bank Mandiri terus menghadirkan solusi nan bisa mempercepat pertumbuhan UMKM sebagai salah satu motor penggerak ekonomi Indonesia.
Ke depan, Bank Mandiri bakal terus memperluas kerjasama dan penemuan untuk mempercepat lahirnya lebih banyak UMKM nan naik kelas, semakin kompetitif, dan bisa memberikan kontribusi nan lebih besar terhadap pembuatan lapangan kerja maupun pertumbuhan ekonomi nasional. (RO/E-4)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·