Airlangga Minta Emiten Perkuat Transparansi demi Kepercayaan Investor

1 jam yang lalu 5
Airlangga Minta Emiten Perkuat Transparansi demi Kepercayaan Investor Menko Perekonomian Airlangga Hartarto(Antara)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta seluruh emiten untuk memperkuat kinerja, tata kelola (good corporate governance/GCG), dan transparansi. Langkah ini dinilai krusial guna menjaga kepercayaan pasar serta mendukung stabilitas ekonomi dan suasana investasi nasional.

"Beberapa perihal nan perlu diperkuat oleh para emiten, ialah menjaga kinerja, menjaga governance, dan juga seoptimal mungkin memanfaatkan pasar modal," ujar Airlangga saat menghadiri Musyawarah Anggota Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) 2026 di Jakarta, Selasa (11/8).

Acara tersebut mengusung tema "Regaining Investor Trust: Navigating the Future of Indonesian Listed Companies". Menurut Airlangga, tema ini sangat relevan lantaran kepercayaan penanammodal merupakan modal utama bagi perusahaan untuk memperluas investasi, melakukan ekspansi usaha, serta memperkuat daya saing di pasar modal.

Dukungan Pemerintah melalui Satgas Debottlenecking

Airlangga menegaskan bahwa pemerintah terus berkomitmen mendukung bumi usaha, salah satunya melalui Satgas Debottlenecking. Satgas ini dibentuk untuk membantu menyelesaikan beragam halangan investasi dan operasional nan dihadapi perusahaan secara cepat.

Hingga saat ini, Satgas Debottlenecking dilaporkan telah menerima sebanyak 170 kejuaraan dari pelaku upaya dan sukses menyelesaikan 124 persoalan. Hal ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kepastian berupaya di tingkat nasional.

Ia mendorong perusahaan nan menghadapi hambatan untuk segera menyampaikan persoalannya kepada Satgas tersebut agar pemerintah dapat memberikan solusi langsung. "Pasar modal merupakan jendela perekonomian nasional, sehingga kredibilitas perusahaan tercatat kudu terus dijaga melalui pengelolaan upaya nan sehat, akuntabel, dan berorientasi jangka panjang," imbuhnya.

Airlangga juga menilai bahwa prospek perusahaan nan baik, didukung transparansi dan peningkatan kepemilikan saham publik, bakal memperkuat kepercayaan penanammodal tanpa perlu merasa resah berlebihan terhadap penilaian lembaga pemeringkat internasional.

Armand Wahyudi Hartono Kembali Nakhodai AEI

Dalam Musyawarah Anggota tersebut, Armand Wahyudi Hartono kembali terpilih sebagai Ketua Umum Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) untuk periode 2026-2029. Armand menegaskan bahwa penguatan kepercayaan penanammodal bakal menjadi konsentrasi utama organisasi selama tiga tahun ke depan melalui perbaikan esensial perusahaan tercatat.

Menurut Armand, kepercayaan pasar kudu dibangun dari keahlian perusahaan nan kuat, penerapan tata kelola nan baik, komunikasi nan konsisten, serta kerjasama seluruh pelaku ekosistem pasar modal.

"Sesuai tema hari ini, kita bakal bangun trust, mulai dari esensial kinerja, governance, tata kelola nan baik, komunikasi nan konsisten, serta bekerja sama dengan seluruh ekosistem SRO (Self-Regulatory Organization) dan masyarakat," kata Armand.

AEI berkomitmen memperkuat kegunaan pembelaan dengan menghimpun aspirasi personil untuk disampaikan sebagai masukan konstruktif terhadap kebijakan dan izin pasar modal. Selain itu, organisasi bakal memperluas diseminasi informasi, riset, dan edukasi agar emiten lebih adaptif dalam menghadapi tantangan upaya dunia maupun domestik.

Catatan Strategis AEI 2026-2029:

  • Fokus pada perbaikan esensial dan GCG perusahaan tercatat.
  • Penguatan kegunaan pembelaan dan masukan izin pasar modal.
  • Peningkatan edukasi penanammodal dan kerjasama ekosistem SRO.
  • Membangun pasar modal Indonesia nan andal dan bergengsi dunia.

Armand optimistis sinergi antara pengurus, anggota, regulator, dan organisasi penunjang bakal mendorong pasar modal Indonesia terus tumbuh secara berkepanjangan di level global.

Selengkapnya