Aksi Heroik Pilot Marinir yang Gugur Ditembak demi Selamatkan Kopassus Di Timtim

2 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

loading...

Kapten Korps Komando (KKO) Sugeng Hardjo Taruno gugur ditembak musuh saat berupaya menyelamatkan pasukan Kopassus di Timtim. Foto/penkormar

JAKARTA - Nama Kapten Korps Komando (KKO) Sugeng Hardjo Taruno bagi prajurit TNI AL laut terutama Korps Marinir sudah tidak asing lagi. Keberaniannya di medan tempur saat Operasi Seroja di Timor Timur (Timtim) sekarang berjulukan Timor Leste pada 1976 membuatnya selalu dikenang sebagai patriotik, simbol semangat juang, loyalitas, dan pengabdian prajurit Korps Marinir TNI AL.

Peristiwa heroik nan merenggut nyawanya itu berasal saat Markas Komando Operasi Gabungan (Kogasgab) Seroja di Dili pada Agustus 1976 menerima laporan darurat. Satu pasukan Kopassus nan sedang bertempur di wilayah Same, Timtim terkepung pasukan Fretilin.

Persediaan nan amunisi nan menipis, logistikyang nyaris lenyap membikin angan pasukan Korps Baret Merah untuk memperkuat semakin kecil. Di tengah keterbatasan tersebut, para prajurit Kopassus kudu memperkuat menahan serangan demi serangan sembari menunggu support nan belum tentu dapat menembus medan berbahaya.

Baca juga: Pangkormar Pimpin Sertijab 7 Jabatan Strategis, Danbrigif 4 Mar/BS hingga Dandenjaka

Misi penerbangan menuju Same bukanlah tugas biasa, karena wilayah tersebut berada dalam kepungan musuh. Sehingga serangan dapat datang dari mana pun. Namun demikian untuk menyelamatkan nyawa para prajurit Kopassus, support kudu segera dikirim ke medan tempur meskipun risikonya sangat besar.

Penerbang nan mendapat giliran tugas saat itu memilih tidak melaksanakan penerbangan. Melihat situasi genting tersebut, Kapten KKO Sugeng Hardjo Taruno tanpa ragu melangkah maju. Padahal sehari sebelumnya, dia telah menyelesaikan penerbangan. Namun demi menyelamatkan kerabat seperjuangannya, Kapten KKO Sugeng mengambil alih misi nan nyaris mustahil itu.

“Baginya, panggilan tugas dan kehormatan seorang prajurit jauh lebih besar dari keselamatan dirinya sendiri,” bunyi keterangan tertulis di laman resmi IG @marinir_tni_al dikutip SindoNews, Kamis (9/7/2026).

Selengkapnya