Ancol Jadi Tuan Rumah PON Pantai Pertama 2026, Usung Konsep Sport Tourism

5 jam yang lalu 2
Ancol Jadi Tuan Rumah PON Pantai Pertama 2026, Usung Konsep Sport Tourism Ilustrasi--Voli pantai, salah satu bagian olahraga nan dipertandingkan di PON Pantai.(ANTARA/Yusuf Nugroho)

KAWASAN wisata Ancol, Jakarta, bersiap mencetak sejarah baru dalam bumi olahraga nasional. Pekan Olahraga Nasional (PON) Pantai jenis pertama dijadwalkan bakal berjalan di letak tersebut pada akhir November 2026 mendatang.

Penyelenggaraan arena olahraga pantai berskala nasional ini merupakan hasil kerjasama strategis antara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, KONI DKI Jakarta, serta pihak pengelola Jaya Ancol.

Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI Purn. Marciano Norman, menyatakan bahwa pemilihan Ancol didasarkan pada kesiapan prasarana dan lokasinya nan strategis.

"Saya memandang Ancol adalah venue nan sangat siap dan ideal untuk PON Pantai pertama nan bakal diselenggarakan pada November 2026," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (27/8).

Marciano menambahkan, arena ini tidak hanya berfokus pada prestasi atlet, tetapi juga menjadi motor penggerak sport tourism di Indonesia. Dengan menghadirkan kejuaraan di letak wisata populer, diharapkan ada nilai tambah ekonomi dan intermezo bagi masyarakat luas.

Inisiasi PON Pantai ini merujuk pada tren gelaran Beach Games di tingkat internasional. Oleh lantaran itu, KONI Pusat memutuskan untuk mengangkat format serupa di tingkat nasional guna menjaring potensi atlet di cabang-cabang olahraga pantai.

Daftar Cabang Olahraga PON Pantai 2026

Ajang ini bakal mempertandingkan beragam disiplin olahraga nan identik dengan komponen air dan pasir. Berikut adalah daftar bagian olahraga nan direncanakan tampil:

Kategori Cabang Olahraga
Akuatik Renang Perairan Terbuka, Polo Air
Permainan Bola Basket 3x3, Bola Tangan Pantai, Voli Pantai, Rugby
Ketangkasan & Air Selam, Layar, Teqball
Multidisiplin Modern Pentathlon, Triathlon

Efisiensi dan Syarat Partisipasi

Wakil Ketua Umum I KONI Pusat, Mayjen TNI Purn Dr. Suwarno, menekankan pentingnya efisiensi dalam penyelenggaraan perdana ini. Ia meminta agar lama waktu penyelenggaraan ditekan menjadi hanya satu pekan dengan memaksimalkan akomodasi nan sudah tersedia di Ancol.

"Manfaatkan apa nan sudah ada. Nomor nan dipertandingkan disesuaikan dengan potensi venue," tegas Suwarno.

Selain itu, terdapat patokan ketat mengenai kuota peserta. Setiap bagian olahraga baru bisa dipertandingkan jika memenuhi syarat minimal partisipasi dari lima provinsi. Hal ini bermaksud untuk menjaga kualitas kejuaraan dan memastikan keterwakilan wilayah nan memadai.

Kadispora DKI Jakarta, Andri Yansyah, membujuk seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi demi kesuksesan aktivitas ini. Menurutnya, keberhasilan di Jakarta bakal menjadi tolok ukur bagi penyelenggaraan PON Pantai di masa depan.

"Ini PON Pantai pertama, minta kerja samanya lantaran ini bakal membawa kesan baik untuk PON Pantai selanjutnya," pungkas Andri. (Ant/Z-1)

Selengkapnya