Foto udara sawah nan terdampak kekeringan di Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (31/7/2026).(Antara)
MUSIM kemarau tahun ini diperkirakan lebih kering daripada biasanya. BPBD Kabupaten Gunungkidul pun sudah mengambil langkah untuk menggunakan alokasi anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) andaikan anggaran reguler untuk penanganganan kekeringan tidak mencukupi.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Purwono menjelaskan, anggaran support pengedaran air bersih pada 2026 mencapai Rp346 juta alias pengadaan untuk sekitar 800 tangki air bersih. Pihaknya pun sudah menyalurkan support air bersih dan mewacanakan menggunakan anggaran BTT.
"Kami perkirakan (anggarannya) hanya sampai pertengahan September," terang dia.
Sebelum anggaran reguler habis, pihaknya menyiapkan usulan penggunaan anggaran BTT untuk support air bersih.
Ia menjelaskan, saat ini, anggaran penanganan kekeringan dengan anggaran reguler tetap mencukupi. "Yang sudah kami salurkan lebih dari 160 tanki.
Selain anggaran dari BPBD, sebagian besar kecamatan juga mempunyai anggaran untuk support air bersih. Untuk mendapatkan bantuan, penduduk bisa berkirim surat permohonan support air bersih nan diketahui oleh camat. (AT/E-4)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·