Anggaran Pelatnas Asian Games 2026 Cair, Erick Thohir Targetkan Empat Emas

55 menit yang lalu 2
Anggaran Pelatnas Asian Games 2026 Cair, Erick Thohir Targetkan Empat Emas Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memastikan kesiapan finansial kontingen Indonesia menjelang Asian Games 2026.(Dok. Istimewa)

KEMENTERIAN Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memastikan kesiapan finansial kontingen Indonesia menjelang Asian Games 2026. Pemerintah memberikan tambahan anggaran sebesar Rp95 miliar untuk Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas), nan membawa total biaya persiapan atlet menjadi Rp222 miliar.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyatakan bahwa nomor tersebut sudah final dan tidak bakal ada perubahan lagi mengingat penyelenggaraan arena olahraga terbesar di Asia tersebut tinggal menyisakan waktu sekitar satu bulan. Selain biaya pelatnas, pemerintah juga telah menyiapkan biaya terpisah sebesar Rp61 miliar untuk pengiriman kontingen.

"Enggak, sudah final. Ini kan tinggal satu bulan. Jadi, persiapan-persiapan cabor nan selama ini mungkin sudah jalan, mereka ragu-ragu, ya kembali kita bantu," ujar Erick Thohir kepada awak media di Jakarta, Rabu (12/8).

Erick menegaskan bahwa birokrasi pencairan biaya bakal dilakukan secara efisien. Proses pencairan diharapkan tuntas dalam satu hingga dua hari ke depan, alias paling lambat pada pekan depan. Ia menjamin tidak bakal ada biaya nan tertahan di internal kementerian.

Sebelum mencapai nomor Rp222 miliar, anggaran pelatnas awalnya dialokasikan sebesar Rp81 miliar. Jumlah tersebut kemudian naik menjadi Rp127 miliar setelah dilakukan penyisiran anggaran, sebelum akhirnya ditambah lagi sebesar Rp95 miliar oleh pemerintah pusat.

Menpora juga memberikan peringatan keras kepada pengurus bagian olahraga (cabor) agar tidak menyalahgunakan biaya tersebut. Ia meminta para atlet untuk berani melapor jika terjadi pemotongan kewenangan alias anggaran oleh pihak cabor.

"Kalau kelak para atlet ada nan disunat-sunat sama cabor, lapor kita. Ya, kita periksa kelak pakai BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan)," tegasnya.

Target Emas dan Sistem KPI

Mengenai sasaran prestasi, pemerintah mematok minimal empat lencana emas pada Asian Games 2026. Fokus utama tumpuan lencana berada pada bagian olahraga bulu tangkis, angkat besi, dan panjat tebing. Namun, Erick tidak menutup kemungkinan adanya kejutan dari bagian olahraga lain.

"Empat targetnya, ya ada dari bulu tangkis, dari angkat besi, panjat tebing, dan mungkin cabang-cabang olahraga lainnya nan potensinya perak siapa tahu kepleset jadi emas," tambah Erick.

Untuk memastikan efektivitas penggunaan dana, Kemenpora sekarang menerapkan sistem Key Performance Indicator (KPI) nan ketat. Pendanaan tidak lagi diberikan secara merata, melainkan berbasis pada sasaran spesifik nan disesuaikan dengan nomor pertandingan dan potensi atlet masing-masing.

"Cabornya apa, nomornya apa, atletnya siapa. Jadi ini betul-betul targeted," pungkasnya. (Ndf/I-1)

Selengkapnya