ARTICLE AD BOX
loading...
Legislator dari Fraksi PDIP Samuel JD Wattimena. Foto: Dok DPR
JAKARTA - Legislator dari Fraksi PDIP Samuel JD Wattimena mendesak pemerintah dan kepala wilayah untuk segera mengambil langkah mitigasi konkret dalam menghadapi ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) massal. Badai PHK tersebut dipicu oleh tekanan ekonomi dunia nan kian berat serta penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS).
Sebagai solusi jangka panjang, Anggota Komisi VII DPR ini mendorong adanya program pembinaan keahlian ulang (reskilling) bagi para pekerja terdampak. Tujuannya agar mereka mempunyai skill baru nan relevan untuk mengolah potensi ekonomi di kampung laman mereka masing-masing.
“Pada saat terjadi PHK, apa perihal lain nan bisa dilakukan oleh para pekerja ini? Begitu kembali ke kampungnya, belum tentu skill (lama) itu mempunyai kegunaan di sana. Maka, kudu ada suatu pembinaan ulang,” ujar Samuel di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Baca juga: Isu PHK Massal Karyawan Bikin Heboh! Dasco Panggil Menaker, TikTok dan Tokopedia
Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah I ini menyoroti bahwa skill pekerja pabrik selama ini condong terlalu spesifik. Akibatnya, keahlian tersebut sering kali tidak sejalan dengan kebutuhan lapangan kerja di wilayah asal saat mereka terpaksa pulang pasca-PHK.
Maka itu, dia meminta para kepala wilayah menyusun konsep matang guna memetakan kekuatan ekonomi lokal. Sinergi ini diharapkan bisa menghidupkan kembali lahan-lahan produktif di pedesaan dengan memberdayakan para mantan buruh.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·