ARTICLE AD BOX
loading...
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya mengungkapkan, sebanyak 30% peserta Program Magang Nasional langsung diterima bekerja setelah menyelesaikan masa magang selama enam bulan. Foto/Dok SindoNews
JAKARTA - Program Magang Nasional nan dijalankan pemerintah sebagai bagian dari upaya memperluas kesempatan kerja bagi lulusan perguruan tinggi diapresiasi oleh Direktur Eksekutif The Indonesian Institute (TII) Adinda Tenriangke Muchtar. Dia menilai program tersebut menjadi langkah positif untuk meningkatkan pengalaman kerja sekaligus mempertemukan lulusan baru dengan kebutuhan bumi industri.
Dikatakannya, Program Magang Nasional nan telah dimulai sejak September 2025 mendukung pemberdayaan tenaga kerja muda melalui penyediaan pengalaman kerja, akses ke perusahaan, serta pendapatan selama masa magang nan merujuk pada Upah Minimum Provinsi (UMP).
"Program ini mendukung pemberdayaan, termasuk dalam perihal terciptanya lapangan kerja dan memastikan bahwa lulusan S1 bisa mengikuti program magang nan memberikan pintu dan kesempatan ke perusahaan mengenai sekaligus juga ada pendapatan berasas UMP," ujar Adinda pada Selasa (30/6/2026).
Baca juga: Seskab Teddy Beberkan Keberhasilan Program Magang Nasional: 30% Peserta Langsung Kerja
Dapatkan buletin terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri Anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya









English (US) ·
Indonesian (ID) ·