ARTICLE AD BOX
Lionel Messi(David Ramos/Getty Images/AFP)
PEMAIN bintang tim nasional Argentina Lionel Messi akhirnya menghadapi tim nasional Inggris untuk pertama kalinya setelah perjalanan karir gemilangnya nan berjalan lebih dari dua dekade.
Pertemuan Argentina nan diperkuat Messi melawan Inggris bakal tersaji di semifinal Piala Dunia 2026 pada Kamis (16/7) pukul 02.00 WIB di Stadion Atlanta, Amerika Serikat (AS).
"Sejujurnya, ini terasa sangat spesial," ujar Messi, dikutip dari laman resmi FIFA, Senin.
Duel Argentina versus Inggris bakal membangkitkan kenangan bagus bagi para pendukung Albiceleste. Pasalnya, mereka bakal terkenang tindakan legendaris Diego Maradona saat menyingkirkan Inggris dalam perjalanan menuju gelar juara Piala Dunia 1986 di Meksiko.
Terakhir kali pertemuan Argentina dengan Inggris di Piala Dunia adalah pada jenis 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Saat itu Inggris menang 1-0 dan memulangkan Albiceleste lebih awal.
Messi, ketika itu tetap berumur 15 tahun. Ia berada di akademi FC Barcelona dan berupaya menembus tim utama Blaugrana sembari bermimpi memihak tim nasional Argentina.
"Ini pertandingan nan spesial lantaran ini pertama kalinya bagi saya. Saya sudah bermain melawan nyaris semua tim, selain Inggris," kata pemain nan sekarang berumur 39 tahun itu.
Hal spesial lainnya menurut Messi, adalah lantaran Inggris adalah tim kuat. Mereka melaju ke semifinal setelah mengalahkan Norwegia 2-1, dan ini adalah semifinal kedua mereka dalam tiga jenis terakhir.
"Dan seperti nan saya katakan, ini spesial lantaran mereka adalah tim besar, salah satu kekuatan sepak bola dunia. Selalu menyenangkan bermain melawan tim seperti itu, dalam pertandingan sebesar ini, apalagi di semifinal Piala Dunia," kata Messi, top skor Piala Dunia 2026 (8) sekaligus sepanjang masa turnamen empat tahunan itu (21).
Lebih lanjut, pemain berjuluk La Pulga itu percaya diri kembali melangkah ke final, guna mempertahankan status juara dunia, nan mereka raih empat tahun lampau di Qatar.
"Kami bakal berupaya beristirahat lantaran kami sudah berada di bawah tekanan nan sangat besar dan itu mulai terasa. Seluruh skuad merasakannya. Namun kami berada dalam kondisi sebaik mungkin untuk terus melakukan apa nan selama ini kami lakukan, ialah bersaing," tutup Messi. (Ant/Z-4)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·