Arungi Musim 2026/2027, Malut United FC Berganti Nama Jadi Java United FC dan Pindah ke Semarang

53 menit yang lalu 2
Arungi Musim 2026/2027, Malut United FC Berganti Nama Jadi Java United FC dan Pindah ke Semarang Logo klub Super League Java United FC(MI/HO)

BABAK baru dimulai dalam peta persaingan sepak bola tertinggi di Tanah Air. Menjelang kejuaraan Super League 2026/2027, Malut United FC secara resmi merubah namanya menjadi Java United FC. Seiring perubahan nama tersebut, tim berjuluk Laskar Kepodang Emas ini juga memindahkan home base dari Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, ke Stadion Jatidiri, Semarang.

Kepastian kepindahan home base dan perubahan nama ini telah disetujui PSSI melalui agenda Kongres Biasa pada Senin (3/8). Langkah strategis ini diharapkan menjadi babak baru bagi tim untuk tumbuh lebih profesional, kompetitif, dan berkepanjangan dalam jangka panjang.

Kehadiran Java United FC di Stadion Jatidiri dipastikan meramaikan persepakbolaan Jawa Tengah. Pasalnya, setelah Persis Solo terdegradasi ke Championship, Jawa Tengah sekarang diwakili oleh dua tim di kasta tertinggi (Super League) untuk musim 2026/2027, ialah Persijap Jepara dan Java United FC.

Presiden Java United FC, Sofyan Lestaluhu, menjelaskan bahwa kepindahan ke Semarang merupakan keputusan matang dari manajemen demi meraih sasaran tertinggi di kejuaraan nasional.

"Di Semarang, manajemen bakal membangun klub ahli nan siap bersaing di kasta tertinggi sepak bola Tanah Air melalui Java United FC," kata Sofyan Lestaluhu.

Komitmen Pembinaan Sepak Bola Usia Dini

Meski telah beranjak markas ke Semarang, Java United FC menegaskan tetap mempertahankan seluruh aset nan telah dibangun di Ternate. Fasilitas training ground di Ternate bakal terus difungsikan sebagai pusat pengembangan sepak bola usia awal melalui Akademi Merah Putih nan bekerja sama dengan klub Portugal, SL Benfica.

"Akademi Merah Putih bakal menghadirkan metode pembinaan terstruktur dan berfokus pada pengembangan karakter anak dikhususkan bagi anak yatim-piatu dan dari family tidak bisa berumur 7-9 tahun," tutur Sofyan.

Melalui sekolah sepak bola ini, pihak manajemen menargetkan dapat merekrut 150 anak. Seluruh proses kegiatan, mulai dari pendaftaran hingga kebutuhan hidup di akademi, disediakan secara cuma-cuma tanpa pemungutan biaya.

Sofyan juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan (stakeholder) di Maluku Utara nan telah mendukung perjalanan tim sejak didirikan pada 2023.

“Maluku Utara bakal tetap menjadi bagian dari perjalanan kami, perubahan ini bukan akhir, melainkan perwujudan nan lebih besar dari visi misi klub terhadap pengembangan sepak bola nasional,” ujar Sofyan.

Sejarah Singkat Klub

Perjalanan klub ini terbilang melesat cepat. Cikal bakal Malut United bermulai ketika pengusaha tambang David Glenn membeli lisensi klub Liga 2 asal Jawa Timur, Putra Delta Sidoarjo, pada 10 Januari 2023, nan diresmikan pada 6 April 2023.

Awalnya, klub nan dikelola PT Mineral Trobos dan PT Malut Maju Sejahtera ini didirikan untuk mengangkat prestasi sepak bola Maluku Utara serta mewadahi talenta lokal nan tersebar di beragam daerah.

Mengusung julukan Laskar Kie Raha, nan merujuk pada empat gunung alias kesultanan di Maluku Utara (Ternate, Tidore, Bacan, dan Jailolo), klub ini mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih promosi ke kasta tertinggi Liga 1 pada musim pertamanya di Liga 2 2023/2024.

Pada musim Super League 2025/2026, Malut United bisa bersaing ketat dan memperkuat di kasta tertinggi, sebelum akhirnya manajemen mengambil keputusan besar untuk beranjak markas ke Semarang dan berganti nama menjadi Java United FC. (Z-1)

Selengkapnya