Jakarta, CNBC Indonesia - Wabah cyclosporiasis terus berkembang di Amerika Serikat (AS). Bahkan, di Negara Bagian Michigan, otoritas setempat pada hari Senin (3/8/2026) telah mengonfirmasi bahwa dua orang di wilayahnya meninggal bumi akibat jangkitan parasit tersebut.
Cyclosporiasis, nan merupakan penyakit usus akibat parasit Cyclospora, umumnya tidak menakut-nakuti nyawa. Namun, otoritas kesehatan Michigan mencatat berasas rekam medis bahwa kedua korban tewas mempunyai kondisi kesehatan bawaan nan signifikan, nan berpotensi memburuk akibat penyakit tersebut dan dehidrasi terkait.
Investigasi Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) mengaitkan pandemi nan sekarang menyebar di sembilan negara bagian ini dengan selada iceberg. Selada tersebut dipasok dari operasi perusahaan swasta Taylor Farms di Meksiko tengah dan disajikan di restoran Taco Bell milik Yum Brands. Meskipun selada tersebut telah ditarik dari peredaran, otoritas berkuasa tetap terus mencari potensi sumber kontaminasi lainnya.
Ahli epidemiologi mencurigai adanya beberapa pandemi sekaligus, sehingga belum dapat dipastikan apakah korban tewas jatuh sakit akibat selada Taylor Farms di Taco Bell, alias dari sumber lain nan belum teridentifikasi.
Kasus cyclosporiasis di AS telah melonjak ke rekor tertinggi tahun ini, menjadikannya salah satu pandemi penyakit bawaan makanan terbesar dalam sejarah AS baru-baru ini. Krisis ini juga memukul kepercayaan konsumen, menurunkan penjualan selada, dan memangkas kunjungan ke jaringan restoran seperti Sweetgreen dan Chipotle.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mencatat 6.707 kasus nan terkonfirmasi laboratorium secara nasional pada 28 Juli, ditambah lebih dari 11.500 kasus dugaan. Data di tingkat negara bagian jauh lebih tinggi lantaran CDC mengecualikan kasus probable (kemungkinan). Michigan menjadi negara bagian nan paling parah terdampak dengan 11.234 kasus per hari Senin, bertambah 461 kasus dari hari Jumat, dan 193 pasien rawat inap. Wayne County di Michigan mempunyai jumlah kasus tertinggi, ialah 1.379 kasus.
Juru Bicara Departemen Kesehatan Wilayah Washtenaw, Susan Ringler Cerniglia, menyoroti pesan membingungkan dari Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) nan memperumit respons penanganan. Menteri Kesehatan Robert F. Kennedy Jr. sebelumnya sempat menyatakan bahwa pandemi ini telah terkendali.
"Pimpinan menyampaikan hal-hal nan tidak sesuai dengan info nan ada, dan itu sangat, sangat bermasalah. Menteri mengatakan ini terkendali dan semuanya baik-baik saja, sementara jumlah kasus Anda meledak," ungkap Cerniglia.
Di sisi lain, mantan pejabat CDC dan master keamanan pangan menyatakan bahwa pemotongan anggaran di beragam badan kesehatan federal telah melumpuhkan keahlian pemerintah merespons pandemi bawaan makanan.
Profesor penyakit menular dari Stanford Medicine, Dr. Paul Bollyky, menjelaskan bahwa parasit Cyclospora lebih susah dilacak dibanding patogen lain lantaran tidak dapat dibiakkan di laboratorium alias dipetakan genomnya dengan mudah. Ia menambahkan bahwa departemen kesehatan masyarakat nan kekurangan biaya alias staf tidak bakal membantu menyelesaikan masalah ini, dan pemotongan anggaran serta pergantian staf di CDC membikin pandemi makin susah dikendalikan.
"Setiap kali Anda mendapati lebih dari 10.000 orang terinfeksi patogen bawaan makanan, Anda kudu bertanya-tanya apakah ini adalah peringatan ancaman di depan mata," ujar Bollyky.
(tps/tps)
[Gambas:Video CNBC]

1 jam yang lalu
2







English (US) ·
Indonesian (ID) ·