loading...
Rangkaian aktivitas Grand Final International Light of Azharaiat nan digelar Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo. Foto/Dok KBRI Kairo
KAIRO - Indonesia kembali menorehkan sejarah dengan mengadakan aktivitas spektakuler Miss Azhar, lebih tepatnya Grand Final International Light of Azharaiat. Acara ini diikuti perwakilan seluruh mahasiswi terbaik Universitas Al-Azhar Mesir dari 9 negara yakni`Indonesia, Mesir, Sudan, India, Palestina, Nigeria, Guinea, Niger, dan Yaman.
Dalam aktivitas nan digelar pada 28 Juli 2026 tersebut, panggung mewah Al-Azhar Convention Center (ACC) Cairo menjadi saksi pagelaran perpaduan nilai humanis, akademis, dan sarat nilai-nilai keagamaan, nan mau menampilkan pada bumi tentang pengganti lain dari Miss Universe.
Dalam rilis nan dikirimkan Kantor Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo, Miss Azhar selain menampilkan nilai-nilai humanis para wanita nan statusnya sebagai mahasiswi di Universitas Al-Azhar, kampus tertua dan terbaik di bumi ini, juga kualitas akademik, pemahaman Al-Qur'an dan Hadis Nabi, penguasaan komunikasi bahasa internasional ialah Arab, Inggris, dan Prancis, public speaking, wawasan global, dan nilai-nilai akhlak.
Baca Juga: Mempererat Sinergi Keilmuan, Darunnajah Sambut Hangat Rektor Universitas Al-Azhar Mesir
Sesi grand final diikuti 14 mahasiswi terbaik Al-Azhar University dari 9 negara. Tim majelis juri nan diketuai oleh Prof Nahla Elsabry El-Suady nan merupakan Penasihat Grand Syeikh Al-Azhar, Dekan Fakultas Islamic and Arabic Sciences, sekaligus Direktur Pembelajaran Mahasiswa Asing memutuskan pemenang arena Miss Azhar ini adalah Siti Maryam dari Indonesia. Runner-up diraih Sa'idah Abdul Aziz dari Nigeria.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·