Bantu Penanganan Pascagempa NTT, Ditjen Hubdat Optimalkan Layanan Angkutan Penyeberangan

1 jam yang lalu 2
Bantu Penanganan Pascagempa NTT, Ditjen Hubdat Optimalkan Layanan Angkutan Penyeberangan KMP Ile Ape mengangkut dua excavator, dokter, dan personel Polres Sikka untuk membantu pemindahan material serta mempercepat pengedaran support pascagempa NTT.(Ditjen Hubdat Kemenhub)

DIREKTORAT Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus mengoptimalkan jasa pikulan penyeberangan, selain bus perintis, untuk menyalurkan support logistik guna penanganan pasca musibah gempa nan terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa waktu silam.

"Pada hari ini, melalui KMP Ile Ape, telah mengangkut dua unit perangkat berat excavator untuk support pemindahan material akibat musibah gempa di wilayah Palue Kabupaten Sikka, NTT. Selain itu, kapal juga memuat penumpang personil Polres Sikka dan lima orang dokter," ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (19/8).

Ia menyebut pengiriman perangkat berat melalui kapal penyeberangan ini diharapkan bisa membersihkan material longsor nan menutupi badan jalan akibat musibah gempa sehingga membuka akses konektivitas antarwilayah nan terisolasi.

Dalam perihal ini, Ditjen Perhubungan Darat melalui Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II NTT telah memperbantukan bus perintis untuk mendistribusikan support dan membuka akses jalan serta lintasan penyeberangan.

"Kami terus berupaya untuk melayani lintasan penyeberangan perintis nan vital bagi Kabupaten Ende dan mendukung mobilitas dan pengedaran bantuan/logistik pasca bencana," terangnya.

Selain itu, pihaknya juga terus berkoordinasi dan bekerja-sama dengan beragam pihak mengenai dalam memberikan penanganan terhadap jalan Trans Flores nan sebelumnya mengalami gangguan total. Namun, sekarang berasas hasil pemantauan dan verifikasi lapangan menunjukkan jalan tersebut dapat diakses kembali sehingga pengedaran logistik dapat berjalan.

"Pada kesempatan ini pun Kementerian Perhubungan menyalurkan support kebutuhan pokok bagi masyarakat nan terdampak di posko pengungsian Gelora Samador Maumere," imbuh Aan.

Kebutuhan pokok nan telah disalurkan ratusan paket beras lima kilogram, makanan kaleng serta ratusan dus mie instan  dan air mineral 1.5L .

Aan berambisi dapat terus mengoptimalkan sarana dan prasarana transportasi darat demi percepatan penanganan wilayah nan terdampak musibah serta percepatan pendistribusian support alias logistik bagi korban. (Z-2)

Selengkapnya