Beda dengan UEFA, PSSI Dukung Wacana Komersialisasi Piala Dunia oleh FIFA

1 jam yang lalu 2
Beda dengan UEFA, PSSI Dukung Wacana Komersialisasi Piala Dunia oleh FIFA Menpora/Ketua Umum PSSI Erick Thohir.(Antara)

KETUA Umum PSSI, Erick Thohir, secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap proposal Presiden FIFA Gianni Infantino mengenai pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE). Entitas komersial baru ini dirancang untuk mengelola kewenangan komersial beragam turnamen di bawah naungan FIFA, termasuk Piala Dunia, guna meningkatkan pendapatan federasi anggota.

Erick menegaskan bahwa support ini didasari atas kebutuhan mendesak Indonesia bakal pendanaan berkepanjangan demi menjaga momentum transformasi sepak bola nasional. Dalam tiga tahun terakhir, sepak bola Indonesia dinilai telah menunjukkan progres signifikan, baik dari sisi tata kelola maupun prestasi di lapangan hijau.

Menurut Erick, tambahan biaya dari skema FFE bakal menjadi pendorong vital bagi kelanjutan program pengembangan nan sedang berjalan. Ia menyoroti lonjakan prestasi Tim Nasional Indonesia sebagai bukti nyata keberhasilan transformasi sejauh ini.

"Sepak bola Indonesia telah mengalami transformasi dalam tiga tahun terakhir. Tata kelolanya sudah dibenahi. Peringkat tim nasional juga naik dari posisi 174 menjadi 118. Untuk melanjutkan transformasi ini, kami memerlukan pendanaan," ujar Erick dalam wawancaranya berbareng Sky.

Ia menambahkan bahwa kesempatan memperoleh biaya segar melalui FFE bakal membantu setiap federasi personil FIFA untuk mempercepat pembangunan prasarana dan kualitas sepak bola di negara masing-masing.

Mengenal FIFA Forward Enterprise (FFE)

FFE diproyeksikan sebagai perusahaan komersial nan bakal memegang kendali atas kewenangan siar, sponsor, lisensi, serta aset komersial kejuaraan FIFA lainnya. Berikut adalah poin-poin utama mengenai proposal FFE:

Aspek Detail Proposal
Estimasi Nilai Perusahaan Sekitar US$20 miliar
Kepemilikan Saham Swasta Dibuka hingga 20% bagi penanammodal luar
Kendali Mayoritas Tetap berada di tangan FIFA

Menanggapi kekhawatiran mengenai keterlibatan penanammodal swasta dalam aset paling berbobot FIFA, Erick menilai sistem tersebut adalah perihal nan lumrah. "Kalau personil FIFA menyetujuinya, itu berfaedah memang ada kebutuhan dan support agar skema ini dijalankan," tegasnya.

Kontroversi dan Penolakan Global

Meski mendapat support dari PSSI, langkah Infantino ini tidak melangkah mulus di tingkat global. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyatakan keberatan lantaran merasa tidak dilibatkan dalam proses penyusunan proposal sebelum diumumkan ke publik.

Dalam pernyataan resminya, AFC mengungkapkan kekecewaan atas kurangnya transparansi. "AFC tidak diajak berkonsultasi mengenai proposal ini dan kecewa lantaran persoalan nan sangat krusial justru lebih dulu diketahui publik sebelum family besar AFC memperoleh kesempatan untuk mempelajari dan mendiskusikannya," tulis pernyataan tersebut.

Penolakan lebih keras datang dari UEFA. Konfederasi sepak bola Eropa tersebut apalagi mengambil langkah ekstrem dengan memutuskan memboikot seluruh agenda FIFA sebagai corak protes terhadap rencana pembentukan FFE nan dinilai dapat mengubah arah pengelolaan sepak bola bumi secara radikal. (Dhk/I-1)

Catatan: Erick Thohir menjadi salah satu dari sedikit ketua federasi nasional nan secara definitif menyatakan keberpihakan pada rencana komersialisasi baru FIFA ini. 

Selengkapnya