Begini Penampakan AEON Mall Kumamoto yang Runtuh Sebagian akibat Gempa M7,1

10 jam yang lalu 5
Begini Penampakan AEON Mall Kumamoto nan Runtuh Sebagian akibat Gempa M7,1 Aeon Mall Kumamoto(Dok NHK)

SUASANA duka dan kepanikan menyelimuti Prefektur Kumamoto, Jepang, setelah gempa bumi kuat berkekuatan Magnitudo 7,1 mengguncang wilayah Pulau Kyushu pada Selasa (28/7) sore. Salah satu titik terparah berada di AEON Mall Kumamoto di Kota Kashima, di mana sebagian gedung pusat perbelanjaan tersebut mengalami runtuh total usai diterjang ledakan dahsyat pascagempa.

Berdasarkan laporan dari lembaga penyiaran publik NHK dan pihak kepolisian setempat, guncangan dangkal dengan kedalaman sekitar 10 kilometer itu memicu ledakan nan diduga kuat berasal dari kebocoran gas. Akibatnya, struktur lantai dua gedung mal ambruk menimpa area bawah, meninggalkan lubang menganga di bagian genting serta merusak parah tembok eksterior hingga kerangka baja penopangnya terekspos.

"Sesaat setelah gempa mereda, terdengar bunyi ledakan menggelegar disusul kepulan asap putih tebal membubung tinggi dari arah mal," ujar salah satu penduduk di sekitar letak kejadian.

Sebelum kejadian runtuhnya gedung terjadi, sebagian besar visitor dan tenaga kerja sebenarnya telah bergegas keluar gedung menuju area parkir. Kendati demikian, tim penyelamat campuran melaporkan bahwa sejumlah orang tetap terjebak di dalam reruntuhan lantai dua. Petugas pemadam kebakaran dan kepolisian terus berjibaku melakukan operasi pemindahan intensif di tengah akibat susulan. Sejauh ini, empat korban selamat sukses dievakuasi dari kompleks mal, sementara belasan lainnya tetap dalam pencarian.

Update Terkini Situasi Gempa di Kyushu, Jepang

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dalam konvensi pers darurat menyampaikan bahwa krisis akibat gempa bumi ini telah memicu mobilisasi besar-besaran personel Pasukan Bela Diri Jepang (JSDF). Pemerintah Jepang mengonfirmasi bahwa jumlah korban meninggal bumi akibat rangkaian gempa dan kejadian runtuhnya gedung sekarang telah mencapai 13 orang, sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Badan Penanggulangan Kebakaran dan Bencana Jepang telah mengeluarkan petunjuk pemindahan bagi sekitar 260.000 hingga 300.000 masyarakat di area rawan, khususnya di Prefektur Kumamoto dan Nagasaki.

  • Kerusakan Infrastruktur & Industri:

    • Layanan kereta sigap Kyushu Shinkansen serta sejumlah jalur kereta lokal dihentikan total guna pemeriksaan jalur.

    • Bandara Aso Kumamoto menutup landasan pacunya untuk waktu nan belum ditentukan menyusul potensi kerusakan fasilitas.

    • Sejumlah pabrik besar, termasuk akomodasi milik Toyota Motor Corp. dan pabrik kertas Nippon Paper Industries di Kota Yatsushiro (yang juga mengalami runtuhnya cerobong dan bangunan), menghentikan sementara operasional mereka.

    • Tembok batu berhistoris di Kastel Kumamoto dilaporkan kembali mengalami keretakan dan keruntuhan pada beberapa bagian akibat kuatnya guncangan.

  • Status Peringatan Tsunami: Peringatan awal tsunami nan sempat dikeluarkan Badan Meteorologi Jepang (JMA) bagi area pesisir barat Kumamoto dan sekitarnya telah resmi dicabut dua jam pascagempa.

Pemerintah Jepang mengimbau masyarakat di wilayah Kyushu untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan (aftershocks) berintensitas tinggi dalam beberapa hari ke depan. (E-4)

Selengkapnya