BEM UI Demo di Bundaran HI Jakpus, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

55 menit yang lalu 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bakal menggelar unjuk rasa di area Bundaran HI, Jakarta Pusat, Siang ini. Ketua BEM UI Yatalatof Imawan mengatakan, unjuk rasa tersebut berjudul #MerebutKemerdekaan.

"Kepada penduduk Jakarta, kami minta maaf atas kemacetan hari ini. Namun ingat: kemacetan lampau lintas ini hanya beberapa jam, sedangkan kemacetan struktural, kemacetan lapangan kerja, dan kemacetan keadilan nan dipaksakan sudah delapan puluh satu tahun dan terus memburuk," kata Yatalatof, Selasa (18/8/2026).

Berikut delapan tuntutan BEM UI dalam tindakan unjuk rasa hari ini.

1. Hentikan kolonialisme negara atas rakyat sendiri
2. Hentikan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN)
3. Wujudkan reforma agraria sejati
4. Turunkan nilai kebutuhan pokok dan BBM
5. Evaluasi total PSN serta hentikan MBG dan KDMP
6. Hentikan pemusatan kekuasaan, pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD), dan kembalikan otonomi daerah
7. Tetapkan status musibah nasional untuk wilayah Sumatra dan Flores serta percepat pemulihan wilayah terdampak bencana
8. Hentikan represifitas dan intervensi TNI-Polri dalam ruang sipil serta bubarkan YON TP

Kesiapan polisi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Selasa (18/8/2026), memastikan rekayasa lampau lintas bakal dilakukan oleh polisi.

"Kami jamin rekayasa lampau lintas sifatnya situasional. Apabila terjadi kepadatan arus, kita bakal melakukan pengalihan ataupun rekayasa lampau lintas secara situasional," kata Budi.

Budi mengimbau masyarakat memperhatikan info dari petugas. Pihak kepolisian, menurut dia, bakal terus menginformasikan mengenai lampau lintas di lapangan.

"Kepada seluruh penduduk masyarakat untuk nan melaksanakan aktivitas di seputaran Jakarta Pusat, ialah sekitar Bundaran HI, sekitar Merdeka Selatan, untuk Monas, termasuk dapat memperhatikan info dan petunjuk petugas di lapangan," ujarnya.

Budi juga mengimbau agar massa tidak melakukan unjuk rasa di area Bundaran HI hingga area Sudirman lantaran letak itu merupakan pusat aktivitas masyarakat dan pusat perekonomian. Polisi mengimbau agar tindakan digelar di sejumlah titik lainnya.

"Apabila tempat-tempat ini dijadikan tempat penyampaian aspirasi, bakal mengganggu aktivitas masyarakat lainnya. Kita kudu membangun empati, kita kudu berpikir bahwa aktivitas kegiatan masyarakatnya juga perihal nan penting," tuturnya.

Budi mengatakan, total ada 9.242 personel nan dikerahkan untuk mengamankan aksi. Personel itu dikerahkan untuk mengamankan 31 tindakan unjuk rasa dan 16 aktivitas masyarakat di wilayah norma Polda Metro Jaya.

Artikel selengkapnya >>> Klik di sini

(miq/miq) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya