China tengah bersungkawa atas wafatnya mantan Perdana Menteri Zhu Rongji nan juga Bapak Reformasi negeri itu, di usia 97 tahun.
China tengah bersungkawa atas wafatnya mantan Perdana Menteri Zhu Rongji nan meninggal bumi pada Rabu pekan lampau dalam usia 97 tahun. (REUTERS/Maxim Shemetov)
Sebagai corak penghormatan, bendera China di Lapangan Tiananmen, Beijing, dikibarkan separuh tiang pada Selasa (18/8/2026). (REUTERS/Maxim Shemetov)
Penghormatan terhadap Zhu juga terlihat di Hong Kong. Bendera China dan Hong Kong dikibarkan separuh tiang di Central Government Offices pada Selasa, bertepatan dengan hari kremasi mantan perdana menteri tersebut. (REUTERS/Maxim Shemetov)
Iring-iringan kendaraan nan diyakini membawa jenazah Zhu Rongji juga terlihat bergerak menuju Babaoshan Revolutionary Cemetery di Beijing, tempat pemakaman sejumlah tokoh krusial China. (REUTERS/Stringer)
Surat berita lokal turut memasang buletin duka dan obituari Zhu di laman depan. Zhu Rongji merupakan salah satu tokoh krusial dalam sejarah ekonomi China modern. Ia menjabat sebagai Perdana Menteri China pada 1998 hingga 2003, setelah sebelumnya memimpin Shanghai dan dikenal mempunyai reputasi sebagai reformis ekonomi. (REUTERS/Maxim Shemetov)
Zhu awalnya menjabat sebagai Wali Kota Shanghai pada akhir 1980-an hingga awal 1990-an sebelum kemudian menjadi Wakil Perdana Menteri China. Ia selanjutnya dipercaya menduduki posisi perdana menteri pada era Presiden Jiang Zemin. (Pool via REUTERS)

17 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·