Bertemu Kadin, Presiden Prabowo Minta Masyarakat tak Panik Hadapi Ketegangan Global

1 jam yang lalu 4
Bertemu Kadin, Presiden Prabowo Minta Masyarakat tak Panik Hadapi Ketegangan Global Prabowo saat lakukan pertemuan dengan Kadin.(Dok. Antara)

PRESIDEN Prabowo Subianto meminta masyarakat untuk tidak panik dalam menghadapi situasi dunia alias geopolitik nan dinilai semakin rawan. Menurut Presiden, Indonesia mempunyai modal kuat berupa kekayaan sumber daya alam nan melimpah, sehingga tantangan nan ada kudu dihadapi dengan sikap bijaksana.

Pesan tersebut disampaikan Presiden saat memberikan pidato dalam pertemuan dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Pusat dan Daerah di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7/2026). Ia menegaskan bahwa meningkatnya ketegangan geopolitik bumi tidak boleh membikin bangsa Indonesia diliputi rasa takut nan berlebihan.

Sebaliknya, kondisi bumi saat ini kudu menjadi pengingat bagi seluruh komponen bangsa untuk bertindak arif dan memperkuat persatuan.

"Situasi dunia sangat rawan, tetapi tidak ada gunanya kita panik, tidak ada gunanya kita ketakutan, tetapi juga membikin kita kudu lebih sadar, bertindak berkata, berkata kata, kudu dengan kearifan, kudu dengan kebaikan," ujar Prabowo.

Kekayaan Alam sebagai Anugerah dan Tantangan

Presiden menilai posisi Indonesia sebagai negara besar dengan kekayaan alam melimpah telah menjadikan bangsa ini sebagai sasaran kepentingan beragam pihak sejak ratusan tahun lalu. Ia mencontohkan gimana Nusantara sejak abad ke-16 telah menjadi tujuan bangsa-bangsa bumi lantaran komoditas berbobot tinggi seperti rempah-rempah dan kayu berkualitas.

Pada masa itu, rempah-rempah merupakan kebutuhan strategis global. Tanpa adanya teknologi pendingin, rempah-rempah digunakan sebagai bahan utama untuk mengawetkan makanan, terutama dalam pelayaran jarak jauh.

Prabowo menekankan bahwa kekayaan alam adalah hidayah sekaligus tantangan besar. Negara alias area nan mempunyai sumber daya melimpah sering kali menjadi pusat perebutan kepentingan internasional.

"Orang nan diberi alias negara ataupun area di bumi nan diberi sumber alam nan begitu kaya, sering menjadi sasaran. Kenapa ribut di Timur Tengah, Timur Tengah banyak gas, banyak minyak, dan banyak mineral-mineral lain. Berkecamuklah perang sudah ratusan tahun di situ," jelasnya.

Menjaga Kepentingan Nasional

Menutup arahannya, Presiden menekankan pentingnya menjaga persatuan nasional dan memperkuat kewaspadaan. Kebijakan negara kudu dijalankan secara bijak agar bisa melindungi kepentingan nasional di tengah dinamika dunia nan penuh ketidakpastian.

Dengan kearifan dalam bertindak dan berkata kata, Indonesia diharapkan bisa menavigasi tantangan geopolitik tanpa kudu kehilangan konsentrasi pada pembangunan dalam negeri. (Ant/H-3)

Selengkapnya