Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan survei udara untuk memetakan akibat gempa M7,7 NTT sekaligus menyiapkan pengiriman support ke wilayah nan susah dijangkau.(Dok. BNPB)
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan survei udara untuk memetakan kondisi wilayah terdampak gempa magnitudo (M) 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah ini sekaligus bermaksud mengidentifikasi jalur dan titik pengedaran support logistik bagi wilayah nan susah dijangkau melalui jalur darat.
Survei nan dilakukan pada hari ketujuh pascagempa, Rabu (26/8), menyisir wilayah mulai dari Labuan Bajo di Manggarai Barat hingga Kabupaten Nagekeo. Pemantauan dipimpin langsung oleh Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Abdul Muhari, menggunakan helikopter dengan ketinggian terbang sekitar 25-30 meter di atas permukaan tanah.
Berdasarkan hasil pantauan visual, BNPB menemukan sejumlah permukiman di area perbukitan nan terisolasi lantaran akses jalan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat. Kondisi topografi nan ekstrem membikin pengiriman support menggunakan truk logistik menjadi tidak memungkinkan.
"Kondisi seperti ini tentu cukup susah jika dikejar dengan truk logistik alias mobil angkut nan membawa support hingga 1 ton. Jadi untuk daerah-daerah ini bakal kita optimalkan dengan dropping logistik via udara," ujar Abdul Muhari.
Selain memetakan kerusakan bangunan, tim juga mendokumentasikan rangkaian foto udara secara utuh untuk memandang akibat musibah dari area pesisir hingga daratan guna memvalidasi laporan dari pemerintah kabupaten setempat.
Dampak Tsunami Tergolong Minor
Terkait potensi tsunami nan sempat memicu peringatan awal dari BMKG sesaat setelah gempa pada Sabtu (15/8), BNPB menyatakan bahwa dampaknya secara umum berkarakter minor. Meski demikian, pemantauan udara tetap difokuskan pada wilayah dengan karakter topografi cekungan dan teluk nan berpotensi memperkuat gelombang.
Berikut adalah info sebaran wilayah nan disisir dalam survei udara BNPB:
| Manggarai Barat dan Labuan Bajo | Titik awal keberangkatan dan pemetaan pesisir utara. |
| Manggarai, Manggarai Timur, Ngada | Identifikasi permukiman perbukitan nan susah akses darat. |
| Riung & Perbatasan Nagekeo | Ditemukan akibat tsunami berupa hamparan pada area tambak. |
Abdul Muhari menjelaskan bahwa akibat tsunami nan berkarakter hamparan hanya ditemukan di dua titik, ialah di posisi Riung dan perbatasan antara Riung dan Nagekeo. Namun, lantaran area tersebut didominasi oleh tambak, dampaknya terhadap permukiman penduduk dinilai tidak signifikan.
Sebagai tindak lanjut, BNPB bakal mengintegrasikan hasil survei udara ini dengan survei darat untuk mendapatkan gambaran kerusakan rumah masyarakat secara lebih detail. Operasi udara bakal terus dioptimalkan untuk memastikan support kemanusiaan sampai ke tangan penduduk nan berada di letak terpencil. (PO/I-1)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·