BPBD Kabupaten Bekasi Salurkan 2,78 Liter Air kepada 9.537 KK Terdampak Kekeringan

2 jam yang lalu 3
BPBD Kabupaten Bekasi Salurkan 2,78 Liter Air kepada 9.537 KK Terdampak Kekeringan BPBD Kabupaten Bekasi mendistribusikan support air bersih di Desa Medalkrisna, Kecamatan Bojongmangu, Senin (27/7).(Dok BPBD Kabupaten Bekasi)

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi telah menyalurkan 2,78 juta liter air kepada penduduk terdampak kekeringan di 9 wilayah kecamatan sebagai langkah strategis mencegah krisis air bersih sejak tandus melanda wilayah itu pada awal Juni 2026.

"Distribusi sejak 10 Juni 2026 dan terus dilakukan secara intensif ke wilayah-wilayah terdampak. Dari info kami per Senin, 27 Juli, pukul 22.00 WIB, total air bersih nan telah disalurkan mencapai 2.786.300 liter," kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Bekasi Muchlis di Cikarang, Selasa (28/7).

Muchlis menjelaskan, pengedaran menyasar 80 titik letak krisis air bersih nan tersebar di 21 desa pada 9 wilayah kecamatan, dengan jumlah penduduk terdampak sebanyak 9.537 Kepala Keluarga (KK) alias 28.450 jiwa.

Sebaran wilayah terdampak kekeringan mencakup Kecamatan Cibarusah, Serang Baru, Bojongmangu, Cikarang Selatan, Pebayuran, Sukatani, Cabangbungin, Babelan, dan Tarumajaya.

Di Kecamatan Cibarusah, ada 20 titik terdampak kekeringan nan tersebar di Desa Ridogalih, Ridomanah, Cibarusah Jaya, Cibarusah Kota, dan Sirnajati. Sebanyak 13 titik berlokasi di Kecamatan Serang Baru meliputi Desa Nagasari, Nagacipta, dan Sukasari.

Selanjutnya, Kecamatan Bojongmangu dengan total 30 titik terdampak nan tersebar di Desa Sukabungah, Medalkrisna, Karangmulya, Sukamukti, Karang Indah, dan Desa Bojongmangu. Adapun 3 titik Kecamatan Cikarang Selatan ialah Desa Sukadami dan Desa Serang.

Sebanyak 6 titik terdampak berlokasi di Desa Karangsegar, Kecamatan Pebayuran. Sedangkan 2 titik di Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, da 1 titik di Desa Lenggahsari, Kecamatan Cabangbungin. Adapun 3 titik di Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, serta 2 titik di Desa Samudrajaya, Kecamatan Tarumajaya.

Muchlis menyatakan, skema penyaluran support melalui armada BPBD maupun organisasi kemanusiaan dan swasta, sedangkan pasokan air bersih diambil dari kantor-kantor pelayanan Perumda Tirta Bhagasasi terdekat serta support nan berasal dari CSR perusahaan.

Sinergi dengan beragam pihak

Pihaknya memastikan penyaluran ini bakal terus dilakukan sepanjang musim kemarau tetap berakibat terhadap sulitnya penduduk mengakses air bersih. Bantuan dari beragam pihak juga dibutuhkan agar penanganan krisis air bersih melangkah semakin optimal.

"Terima kasih kepada seluruh pihak nan selama ini tetap semangat untuk bergotong royong membantu warga. Perumda Tirta Bhagasasi, PMI, BBWS, serta CSR area industri maupun organisasi kemanusiaan. Sinergi ini sangat dibutuhkan guna mencegah krisis air bersih, memastikan masyarakat terpenuhi kebutuhan dasarnya," tandasnya. (H-2)

Selengkapnya