BPS: Nilai Tukar Petani Turun 0,66% di Mei 2026

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai Tukar Petani (NTP) nasional pada Juni 2026 tercatat sebesar 127,65 alias turun tipis 0,06% dibanding Mei 2026. Hal ini disebabkan oleh kenaikan indeks nilai nan diterima petani sebesar 0,49% lebih rendah dari indeks nilai nan dibayar petani nan naik 0,55%.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono mengatakan jadi indeks nilai nan diterima petani lebih rendah dari nilai nan dibayar sehingga berpengaruh pada penurunan NTP. Adapun, NTP menjadi referensi kesejahteraan petani di Indonesia.

"Adapun komoditas nan dominan mempengaruhi indeks nilai nan diterima petani, itu bisa dilihat di tabel ialah karet, gabah kemudian bawang merah dan juga jagung," katanya dalam konvensi pers, Rabu (1/7/2026).

Sementara itu, komoditas nan menyumbang indeks nilai nan dibayar petani a.l. bawang merah, bensin, bawang putih dan beras.

Dari subsektor NTP, hanya subsektor tanaman pangan nan mengalami kenaikan NTP sebesar 0,75%. Tanaman holtikultura, perikanan, peternakan dan perkebunan rakyat, NTP-nya mengalami penurunan.

Lebih lanjut, BPS turut mencatat kenaikan rata-rata nilai beras di setiap tingkatan pada bulan Juni 2026. Pada tingkat penggilingan, terjadi kenaikan sebesar 0,97% (mtm), sementara tingkat grosir naik 0,82% dan satuan naik 0,45%. Adapun, secara tahunan, peningkatan nilai beras mencapai 6,96% (yoy).

Secara rinci, Ateng mengatakan nilai beras premium di penggilingan naik 1,01% (mtm) dan secara tahunan naik 11,66% (yoy). Untuk beras medium, kenaikan sebesar 0,96% dan secara tahunan, kenaikannya sebesar 5,10%.

"Untuk inflasi beras, di tingkat grosir dan satuan pada kondisi Mei 2026, pertama di tingkat grosir terjadi inflasi 0,82% (mtm) dan terjadi inflasi sebesar 5,12% secara year on year-nya. Di tingkat eceran, terjadi inflasi secara mtm sebesar 0,45% dan secara yoy, terjadi inflasi sebesar 3,98%," kata Ateng.

(haa/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya