Ilustrasi(Dok Istimewa)
BADAN Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus memperkuat pengembangan platform SINTESIS (Smart Integrated System for Strategic Information and Evaluation Services) guna mendukung proses kajian dan penyusunan rekomendasi strategi kebijakan pemerintahan dalam negeri.
Pengembangan platform tersebut dibahas dalam rapat koordinasi antara BSKDN Kemendagri dan Program SKALA nan berjalan di Kantor BSKDN Kemendagri, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Pertemuan tersebut membahas arah kerja sama BSKDN dengan Program SKALA, penguatan kualitas dan tata kelola data, pemanfaatan teknologi, serta kesempatan kerjasama dalam pengembangan SINTESIS.
SINTESIS dikembangkan sebagai bagian dari optimasi kegunaan Command Center BSKDN. Platform ini dirancang untuk mengintegrasikan beragam info dan info strategis, memantau perkembangan rumor pemerintahan dan pembangunan daerah, menyajikan profil daerah, serta mendukung proses kajian dalam penyusunan rekomendasi strategi kebijakan.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menegaskan, pengembangan SINTESIS perlu dilakukan secara konsisten dan kolaboratif agar memberikan faedah nyata bagi pimpinan, unit kerja di lingkungan Kemendagri, serta pemerintah daerah.
“Pengembangan SINTESIS kudu terus dilanjutkan dan disempurnakan. Platform ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana penyajian data, tetapi juga berkembang menjadi instrumen kajian nan membantu BSKDN menghasilkan rekomendasi strategi kebijakan secara lebih cepat, tepat, dan responsif terhadap dinamika di pusat maupun daerah,” ujar Yusharto.
Dalam kesempatan nan sama, Petra Karetji, selaku Team Leader SKALA, mengapresiasi inisiatif BSKDN dalam mengembangkan SINTESIS. Menurutnya, penguatan sistem info dan kajian berbasis info menjadi bagian krusial dalam meningkatkan kualitas proses perumusan kebijakan.
“Kami menyambut baik pengembangan SINTESIS oleh BSKDN Kemendagri. Inisiatif ini menunjukkan komitmen untuk memperkuat penggunaan info dan info dalam proses penyusunan rekomendasi kebijakan. SINTESIS mempunyai potensi besar untuk mendukung pengambilan keputusan nan lebih terarah, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan daerah,” ungkapnya.
Program SKALA juga mendukung upaya BSKDN dalam memperkuat tata kelola data, sistem validasi, serta pemanfaatan info nan melibatkan beragam unit kerja. Pengembangan SINTESIS perlu dilakukan secara berjenjang dengan memperhatikan kebutuhan pengguna, kualitas dan interoperabilitas data, keamanan sistem, serta keberlanjutan pengelolaannya.
“Pengembangan platform tidak hanya berangkaian dengan teknologi, tetapi juga memerlukan tata kelola nan baik, kapabilitas sumber daya manusia, kejelasan proses bisnis, dan komitmen seluruh pemangku kepentingan. Kami berambisi SINTESIS dapat terus dikembangkan sebagai instrumen pendukung kebijakan berbasis bukti sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” tambahnya.
Melalui pengembangan SINTESIS, BSKDN Kemendagri berupaya membangun ekosistem kebijakan nan lebih adaptif dan berbasis data. Platform tersebut diharapkan dapat memperkuat kapabilitas BSKDN dalam menghasilkan rekomendasi strategi kebijakan nan berkualitas, relevan, dan responsif terhadap kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan dalam negeri. (H-2)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·