Bukan Main! Nyicil Rp1 Jutaan Bila Beli Rumah Ini-Ada Harga Rp166 Juta

1 jam yang lalu 3

Tangerang, CNBC Indonesia - Memiliki rumah sendiri menjadi tantangan tersendiri bagi generasi muda, khususnya Generasi Z alias Gen Z. Harga kediaman nan terus meningkat membikin keahlian angsuran menjadi salah satu pertimbangan utama ketika memilih rumah pertama.

Hal ini terlihat dalam gelaran Danantara Housing Expo 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2. Sejumlah developer menawarkan kediaman dengan angsuran mulai Rp1 jutaan, baik untuk rumah subsidi maupun komersial.

Salah satunya Pondok Banten Indah (PBI) nan menawarkan rumah subsidi di Serang, Banten. Rumah jenis 30/60 tersebut dibanderol Rp166 juta, dengan perkiraan angsuran mulai Rp1.072.200 per bulan.

Marketing Pondok Banten Indah, Ma'ruf, mengatakan angsuran sekitar Rp1,07 juta bertindak untuk tenor 20 tahun. Sementara untuk tenor 15 tahun, angsuran berada di kisaran Rp1,3 jutaan dan untuk tenor 10 tahun sekitar Rp1,7 jutaan.

"Kalau angsuran rumah di PBI (Pondok Banten Indah) itu paling mentoknya di Rp1,7 juta. Itu nan tenor 10 tahun," kata Ma'ruf saat ditemui CNBC di lokasi, Jumat (28/8/2026).

Rumah tersebut mempunyai luas gedung 30 meter persegi di atas lahan 60 meter persegi, dengan laman depan dan carport masing-masing sekitar 3 x 3 meter.

Untuk rumah subsidi Pondok Banten Indah, promo selama expo diberikan dalam corak potongan duit tanda jadi alias booking fee.

Jika biasanya duit tanda jadi (UTJ) sebesar Rp500 ribu, selama event Danantara Housing Expo, konsumen cukup bayar Rp100 ribu.

"UTJ, duit tanda jadi alias biasa kita sebutnya booking fee lah gitu kan. Nah itu nan dari Rp500 ribu, lantaran ada event ini jadi cukup Rp100 ribu," ujarnya.

Lokasi Pondok Banten Indah sendiri berada di Jalan Raya Serang-Pandeglang. Salah satu daya tariknya adalah kedekatan dengan akomodasi kesehatan lantaran terdapat Rumah Sakit Andalucia dan Rumah Sakit Arafiq di sekitar kawasan.

Meski berada di Serang, peminatnya tidak hanya berasal dari sekitar area tersebut. Ma'ruf menyebut ada pula calon pembeli dari Tangerang.

"Masih banyak peminatnya di luar Serang, masih. Bahkan ada juga nan dari Tangerang gitu ke PBI juga ada," tutur dia.

Dalam dua hari event, total tanda jadi nan dihimpun PBI dari letak expo dan area perumahan disebut telah mencapai sekitar 80 unit.

Bagaimana dengan rumah nonsubsidi?

Jika Pondok Banten Indah bermain di segmen rumah subsidi, pilihan lain datang dari Perumnas melalui Samesta Parayasa di Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

Rumah ini bukan rumah subsidi. Dengan nilai sekitar Rp300 juta-Rp400 jutaan, salah satu unit jenis 27 dengan luas tanah 72 meter persegi ditawarkan dengan nilai sekitar Rp412 juta.

Meski masuk kategori komersial, angsuran awalnya dipatok sekitar Rp1,8 juta per bulan melalui skema kembang unik Danantara.

Marketing Kepala Unit Pemasaran Perumnas di Parung Panjang, Taufan, mengatakan kembang awal nan diberikan hanya 2,75% dan bertindak hingga tiga tahun pertama.

"Betul cicilannya hanya Rp1,8 juta per bulan. Itu angsuran 2,75% nan start awalnya memang kita memberikan nan paling kecil, lantaran memang kita beranggapan bahwa angsuran pertama rumah itu kudu kecil," jelas Taufan.

Setelah 36 bulan, kembang bakal meningkat secara berjenjang menjadi 6,75%, 8,75%, 10,25%, hingga maksimal 12,5%.

Taufan mengatakan, skema tersebut membikin rumah komersial mempunyai angsuran awal nan relatif ringan.

"Cicilan kita lebih panjang dan suku bunganya dari pihak Bank Himbara juga diperkecil. Jadi ibaratnya beli rumah komersil tapi harganya nilai angsuran subsidi," ucapnya.

Selain angsuran awal, Perumnas memberikan sejumlah promo selama event. Konsumen bisa mendapatkan AC, kanopi hingga kitchen set. Sejumlah biaya pembelian juga dibebaskan, mulai dari PPN, BPHTB hingga biaya proses akad.

"Jadi free PPN, free BPHTB, free biaya proses, itu sudah sampailah, sudah lengkap. Jadi teman-teman tuh tinggal bayar booking fee, sudah langsung siap huni dan siap akad," ujar dia.

Adapun duit tanda jadi alias booking fee di Perumnas Parung Panjang ini juga mendapat potongan, dari normalnya sekitar Rp5 juta menjadi Rp2 juta selama event berlangsung.

Lebih lanjut, Taufan menjelaskan daya tarik Samesta Parayasa tidak hanya berasal dari skema cicilan. Lokasinya di Parung Panjang juga menjadi pertimbangan lantaran relatif dekat dengan area BSD.

Ia menyebut perjalanan menuju BSD sekitar 30 menit. Sementara dari area tersebut menuju Jakarta, akses terdekat dapat melalui Tol Legok. Kemudian dari Tol Legok menuju Jakarta, waktu tempuhnya sekitar 45-50 menit.

"Ke Jakarta itu sekitar 45 sampai 50 menit. Sekitar 1 jaman lah ya sudah sampai Jakarta," jelasnya.

Sama-sama Cicilan Rp1 Jutaan

Dua kediaman tersebut menunjukkan pilihan nan berbeda bagi masyarakat muda nan sedang mencari rumah.

Jika Pondok Banten Indah menawarkan rumah subsidi seharga Rp166 juta dengan angsuran mulai Rp1,07 juta dan promo booking fee menjadi Rp100 ribu.

Sementara Samesta Parayasa merupakan rumah komersial dengan nilai sekitar Rp400 jutaan, tetapi menawarkan angsuran awal Rp1,8 juta melalui kembang unik 2,75% selama tiga tahun pertama, ditambah promo AC, kanopi, kitchen set serta pembebasan sejumlah biaya.

Dengan begitu, sekarang Gen Z tidak perlu cemas lagi untuk berencana mempunyai kediaman sendiri, lantaran sekarang developer banyak nan memberikan penawaran angsuran khusus.

Sejumlah visitor memadati booth Perumnas Samesta Parayasa nan dipamerkan dalam Danantara Housing Expo, Tangerang, Jumat (28/8/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)Sejumlah visitor memadati booth Perumnas Samesta Parayasa nan dipamerkan dalam Danantara Housing Expo, Tangerang, Jumat (28/8/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky) Foto: Sejumlah visitor memadati booth Perumnas Samesta Parayasa nan dipamerkan dalam Danantara Housing Expo, Tangerang, Jumat (28/8/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)

(dce) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya