Bukit Teletubbies Semarang Terbakar, Api Nyaris Merambat ke Pemukiman

1 jam yang lalu 2
Bukit Teletubbies Semarang Terbakar, Api Nyaris Merambat ke Pemukiman Padang ilalang di Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, nan dikenal sebagai Bukit Teletubbies gosong terbakar.(MI/Akhmad Safuan )

HAMPARAN padang ilalang di Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, nan terkenal dengan julukan Bukit Teletubbies, mengalami kebakaran dahsyat pada Rabu (22/7) siang. Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke letak untuk menjinakkan api agar tidak merambat ke pemukiman masyarakat nan berada di sekitar area tersebut.

Berdasarkan pemantauan di lapangan pada pukul 11.30 WIB, petugas pemadam kebakaran terus berjuang keras memadamkan api nan merambat sigap di lahan kering tersebut. Ratusan penduduk nan tinggal tak jauh dari letak merasa was-was lantaran kobaran api nyaris menyentuh rumah-rumah penduduk.

"Kami kaget ketika tiba-tiba tanaman ilalang di lahan perbukitan kosong itu terbakar," ujar Wandi, salah seorang penduduk setempat.

Kekhawatiran serupa diungkapkan oleh Sumini, 62, seorang pemilik warung di dekat letak kejadian. Ia mengaku saat tiba untuk membuka warungnya pada pukul 12.00 WIB, lahan ilalang sudah gosong terbakar dan petugas sudah berada di letak melakukan pemadaman.

Warga lainnya, Haryono, menyebut bahwa Bukit Teletubbies biasanya sunyi pada siang hari dan baru ramai dikunjungi anak muda pada sore hari untuk menikmati pemandangan. Hal ini menyebabkan kebakaran awal tidak banyak diketahui penduduk hingga api membesar dan mendekati pemukiman nan hanya berjarak beberapa meter.

Kapolsek Tembalang, Kompol Kristiyastuti Handayani, mengonfirmasi bahwa kebakaran terjadi di lahan kosong milik family Sukawi. Kejadian bermulai saat penduduk memandang kepulan asap tebal membumbung tinggi, nan kemudian dilaporkan ke pengurus RW dan diteruskan ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang serta SPKT Polsek Tembalang.

"Setelah mendapat laporan, personel piket segera menuju letak untuk mengamankan area dan membuka akses bagi armada pemadam kebakaran. Ada dua unit mobil pemadam nan dikerahkan," jelas Kristiyastuti.

Setelah beberapa jam penanganan, api akhirnya sukses dipadamkan. Meski demikian, petugas pemadam kebakaran tetap bersiaga di letak untuk melakukan proses pendinginan guna mengantisipasi munculnya titik api baru.

Terkait penyebab kebakaran, pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut. Namun, dugaan sementara menyebut kebakaran dipicu oleh suhu udara nan sangat panas serta adanya gesekan tanaman kering nan menimbulkan percikan api. (AS/E-4)

Selengkapnya